oleh

Anggaran Puskesmas Dinkes Tuba ‘Bermasalah’

Harianpilar.com, Tulangbawang – Sejumlah mata anggaran di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulangbawang (Tuba) pada tahun anggaran 2014-2015, yang diperuntukan bagi keperluan administrasi perkantoran di 18 Puskesmas diduga sebagian anggaran tidak disalurkan.

Dugaan penggelapan anggaran Puskesmas di 15 kecamatan ini masing-masing sebesar Rp331.000.000 (2014) dan Rp203.000.000 (2015).

Berdasarkan data yang dihimpun, dugaan penyimpangan mata anggaraan meliputi, anggaran tahun 2014, Dinas Kesehatan diduga tidak menyalurkan anggaran Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk 5 Puskesmas yakni, Puskesmas Rawapitu, Rawajitu Timur, Gedungrejo Sakti dan Waydente, dengan total anggaran sebesar Rp 81.000.000 lebih.

Selai itu, Dinkes juga ditenggarai tidak menyalurkan anggaran perawatan kendaraan ambulan untuk 18 Puskesmas, di antaranya, perawatan ambulan 6 Puskesmas Rawat inap dengan Pagu Rp150.000.000, dan 12 Puskesmas non rawat inap dengan pagu Rp150.000.000.

Dugaan yang sama juga terjadi pada mata anggaran tahun 2015, yang meliputi  anggaran tagihan rekening listrik selama satu tahun untuk 18 Puskesmas dengan pagu sebesar Rp104.000.000 lebih. Serta anggaran BBM di 18 Puskesmas, dengan pagu sebesar Rp103.000.000 lebih.

Berdasarkan temuan, dugaan penggelapan anggaran ini diketahui semua anggaran untuk administrasi perkantoran di 18 PKM, masuk di dalam Dana Administrasi Umum (Adum) yang tercatat dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Dinas Kesehatan Tuba.

Sehingga pencairan dari bendahara umum Kabupaten Tuba (BPKAD), anggaran untuk PKM tersebut dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Tuba. Akan tetapi ada beberapa item anggaran administrasi perkantoran untuk 18 Puskesmas yang telah dicairkan, namun diduga tidak semua disalurkan pihak Dinas Kesehatan setempat.

Bahkan, besaran nominal anggaran yang dicairkan pihak Dinkes untuk anggaran administrasi di 18 Puskesmas, tidak sesuai dengan DPA, juga tidak sesuai dengan bukti surat permintaan dana (Spd) dan bukti pembayaran lainnya.

Terkait temuan ini, Pihak Dinas Kesehatan Tuba belum bisa dikonfirmasi. Bahkan ketiak dihubungi via telepon, Kepala Dinas Kesehatan Tuba  dr.Herry Novrizal, dalam keadaan tidak aktif. (Merizal/Juanda)