Harianpilar.com, Waykanan – Diharapkan empat kecamatan yang ada di Waykanan, pada tahun 2016 menjadi lumbung padi. Hal tersebut dikatakan kepala Bidang TPH Rokib Riduan mewakili Kepala Dinas Pertanian, Perternakan dan Perikanan Waykanan Ir. Maulana, M.Ap. diruang kerjanya, Senin (01/02/2016), bahwa empat kecamatan yang bakal menjadi sentral lumbung padi yakni: Kecamatan Bahuga, Kecamatan Buay Bahuga, Kecamatan Bumi Agung, dan Kecamatan Banjit.
“Lahan pertanian di empat kecamatan tersebut akan bertambah 300 hektar. Kita juga akan melanjutkan program dari pemerintah pusat yaitu upaya khusus (Upsus) swasembada pangan yang bekerja sama dengan TNI yang ada di walayah Waykanan,” jelasnya.
Program Upsus, tahun 2016 harus dapat memenuhi target dengan, rencana akan adanya cetak sawah baru sekitar 500 hektar, dan diharapankan untuk wilayah Kecamatan Baradatu juga, ditahun 2017 mencapai tanam padi diperkirakan 2500 hetar, karena aliran air sodetan Way Besai sudah jadi, tinggal bagaimana dapat mengalirkan air kesaluran yang ada di wilayah Baradatu.
Masih kata Rokib, untuk Kecamatan Bahuga ada 300 hektar yang akan dijadikan sawah, yang sekarang masih ditanami karet. “Nantinya akan kita cetak menjadi sawah, wilayah Kecamatan Bahuga, Buay Bahuga dan Bumiangung sangat berpotensi besar untuk tanam padi karena adanya aliran air dari bendungan irigasi air komering. “Di hapakan sawah yang ada akan bertambah, kedepan kita harapkan dapat panen 3 kali dengan aliran air yang ada,” ujar Rokib.
Selanjutnya, kata Rokib, permintaan dari masyarakat, hampir di 11 kecamatan rata-rata minta dibuatkan sumber air seperti sumur bor, agar dapat mengaliri sawah yang ada jika musim kemarau. Sehingga, satu tahun dapat panen 3 kali, dan pada tahun 2016 ini akan kita upayakan pembuatan sumur bor sekita 30 sampai 40 buah sesuai dengan usulan kelompok tani. Kami berharap sumur bor tersebut dapat mengaliri sawah sekitar 4 sampai 5 hektar,” ujar dia.
Lebih lanjut dia berjanji akan mengembangkan program penanaman bibit buah kelengkeng di tiap halaman rumah 2 batang. Selain itu juga, penanaman seperti nangka sebagai buah atau sayuran,dan permintaan dari pengerajin keripik yaitui bibit pisang Rojo Nangka. “Mudah-mudahan akan kita fikirkan dan akan kita akomodir di tahun 2016,” janjinya. (Ansori/Mar)









