Harianpilar.com, Tulangbawang – Hingga akhir Desember 2015 sampai Januari 2016 ini, sebanyak 18 warga Kabupaten Tulangbawang terjangkit penyakit DBD (Demam Berdarah Dengue) akibat gigitan nyamuk Aides Aigepty . Hal itu diungkapkan KepalaSeksi (Kasi) Humas RSUD Menggala I Nyoman di ruang kerjanya, Rabu (27-01-2016).
Menuerut dia memasuki musim penghujan saat ini, rentan akan datangnya penyakit yang sering disebut DBD, seperti yang menyerang warga di Tulangbawang yang masih di rawat di rumah sakit miilik pemerintah daerah ini.
Diantaranya, warga Suryono warga Lintas Timur Bawang Latak, Tn Tarso, warga Raksa Aji, Rahmat,warga jln. 4 Ugi Menggala, Ny. Wantusriati, wargaDaya Murni, Risnani warga Jalan 4 Ugi Menggala, Riski, warga Kuripan Dalam, Tn Marsoni,warga Kampung Bugis Menggala. Kemudian, Juniah,warga Rawa Pitu, Tn Andrean, warga Tiou Tohuo, Patna, warga Bujung Tenok, Sandi, warga jln Pln Menggala, Ritwati, warga jln 5 Ugi Lebu Dalem, Ferahayati,warga Gedung Aji Baru, Ny, Fatir Ayunawati,warga(jln 1 Pasar Atas, Pratama,warga Tiho Tahou, Desyiah, warga Penumpang Lama, dan Riyan, warga Kemiling Menggala.
Menurtunya, kasus demam berdarrah dengue yang terjadi di Tulangbawang masih dalam tahap stadium 2 yang masih bisa ditangani oleh tim medis kesehatan. Sehingga, tidak menimbulkan dampak yang menghawatirkan.
Kasi humas RSUD I Nyoman juga sangat mengharapkan agar masyarakat tetap menjaga kesehatan dan menjaga lingkungan, seperti selalu menguras bak mandi, membersihkan selokan air dan membakar sampah atau dengan menerapkan pola 3 M. (Merizal/Mar)









