oleh

Mapolres Tanggamus Rawan Curanmor

Harianpilar.com, Tanggamus – Sistem pengamanan di Markas Kepolisian Resor (Polres) Tanggamus baru saja kecolongan. Betapa tidak, satu unit sepeda motor milik seorang buruh cat raib, saat diparkirkan tepat di samping pos Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres setempat. Peristiwa itu dialami Martono (39), Selasa (19/1/2016) sekitar pukul 22.00 WIB. Warga Pekon Kampungbaru, Kecamatan Kotaagung Timur itu mengatakan, saat itu dirinya ke Mapolres untuk bekerja mengecat tembok Mapolres.

Saat itu, motor Jupiter Z warna merah bernomor polisi (Nopol) B 6691 UAE yang selama ini menjadi andalan untuk menafkahi keluarga, diparkir di samping pos SPKT.

“Saya ke Mapolres sehabis Isya sekitar pukul 20.00 WIB untuk mengecat. Saat hendak pulang, saya kaget begitu mengetahui motor tidak ada lagi di parkiran. Padahal saya sangat yakin, saat saya tinggalkan, sudah saya kunci setang,” beber Martono, Rabu  (20/1/2016) siang.

Martono menyebutkan, ketika dalam keadaan kalut dia mencari-cari kendaraan kesayangannya, dia sempat mendapatkan info dari warga di sekitar Mapolres, kalau ada lebih dari satu orang yang mengangkut motornya dari parkiran Polres. Korban juga akhirnya segera melaporkan raibnya sepeda motor miliknya ke polisi. Laporan tersebut tertuang dalam No LP: TBL/15/I/2016/LPG/Res TGMS.

“Berdasarkan info yang saya terima, motor saya itu diangkut oleh orang dari parkiran sampai ke depan Kantor Bappeda Tanggamus. Diperkirakan di situlah komplotan itu merusak kunci motor. Saya benar-benar tidak sangka, kalau motor yang saya parkirkan, dicuri di dalam parkiran kantor polisi,” terang korban yang sehari-harinya berprofesi sebagai tukang ojek di lingkup perkantoran Pemkab Tanggamus.

Saat dikonfirmasi mengenai adanya aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di parkiran mapolres, pihak polres awalnya sempat membantah. Kasatreskrim Polres Tanggamus AKP Ardi Agung Permadi saat kali pertama dikonfirmasi, mengatakan tidak ada peristiwa curanmor itu. Melalui pesan singkatnya, Ardi menyebutkan, dirinya sudah mengecek pada anggota yang piket Selasa malam dan tidak ada aksi curanmor.

Namun saat ditanya lebih lanjut dengan menyebutkan nomor laporan polisi (LP) yang menandakan bahwa korban sudah resmi melapor, Ardi berjanji akan mengkroscek lagi. “Kalau memang korban sudah melapor dan ada nomor LP- nya, baik saya akan cek dulu ke anggota. Beberapa hari ini saya tidak di kantor, karena sedang mempersiapkan Sespim,” tandas Ardi melalui pesan singkatnya mendampingi Kapolres Tanggamus AKBP Ahmad Mamora. (Imron/JJ)