Harianpilar.com, Lampung Utara – Bukan hanya Lampung Selatan (Lamsel), ternyata Kabupaten Lampung Utara (Lampura) juga terdapat enam wilayah rawan terjangkit demam berdarah deungu (DBD). Ke enam wilayah endemis tersebut yakni, Kecamatan Kotabumi Kota, Kotabumi Utara, Kotabumi Selatan, Bukit Kemuning, Abung Selatan,dan Sungkai Bungamayang. Oleh karenanya Dinkes sendiri lebih memfokuskan ke enam wilayah tersebut.
Kepala Sub Bidang (Kasubid) Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Lamura, M. Yusuf mewakili Kepala Dinas Kesehatan setempat, Prasetyo Heri mengatakan, ke enam wilayah endemik tersebut mendapat perhatian khusus dalam menanggulangi dan mencegah penyebaran wabah DBD.
“Dengan dibantu oleh Puskesmas setempat kita prioritaskan ke wilayah tersebut dengan cara Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) untuk pencegahan terjadinya wabah DBD,” ujar Yusuf, di ruang kerjanya, Kamis (14/1/2016).
Sampai hari ini saja (14/1/2016), kata Yusuf, berdasarkan laporan berupa Kewaspadaan Dini Rumah Sakit (KDRS) sudah terdapat 16 kasus masyarakat yang positif terjangkit virus DBD.
“16 kasus DBD banyak diderita oleh anak-anak yang berasal dari enam wilayah endemis,” terang Yusuf.
Terkait langkah antisipasi dinas sendiri. Yusuf mengatakan, sejak awal musim penghujan pihaknya dibantu puskesmas yang ada khususnya di wilayah endemis gencar melakukan gerakan PSN.
“Di kecamatan kota 987 rumah, 471 rumah di Kotabumi Selatan, 213 rumah di Kotabumi Utara, 363 rumah di Abung Selatan, 398 rumah di Bukit Kemuning, dan 201 rumah di kecamatan Bungamayang,” tandasnya.
Untuk fogging sendiri,lanjut Yusuf, telah dilakukan 18 titik di kecamatan Kotabumi Kota, 10 titik di Kotabumi Selatan, 8 titik di Abung Selatan, dan 5 titik di Bukit Kemuning. Sedangkan Kotabumi Utara dan Bungamayang lebih menekankan pada PSN.
” Fogging dilakukan dengan syarat harus terjadi kasus terlebih dahulu, karena kita mengedepankan PSN. Lagi pula pelaksanaan fogging bisa berdampak pada lingkungan dan juga resistensi dari nyamuk itu sendiri,” pungkasnya. (Iswant /Yoan/JJ)








