Harianpilar.com, Tanggamus – Ustadz M. Subki Al Bughury, S.Sos.I, dan Ustadz Mumuy, juara Aksi Indosiar 2015 asal Tanggamus, isi tausiah pada pengajian akbar Kabupaten Tanggamus tahun 2015, jelang Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Provinsi Lampung ke 44, tahun 2016 di Kabupaten Tanggamus.
Pengajian berlangsung di taman kota, Kota Agung, Senin (30/11), mulai pukul 14.00 Wib, di hadiri oleh Bupati Tanggamus Hi.Bambang Kurniawan, ST, Wakil Bupati Hi. Samsul Hadi, M.Pd.I, Ketua DPRD Tanggamus Heri Agus Setiawan, S.Sos, Dandim 0424 Tanggamus Letkol Inf Kristomei Sianturi, Wakapolres Tanggamus Kompol Nuswanto, Ketua TP PKK Hj. Dewi Handajani, SE, MM, Wakil Ketua TP PKK Hj. Afillah, S.Pd.I, Ketua DWP Hj. Ida Nirwana Mukhlis Basri, seluruh kepala satker, camat dan ribuan warga, yang didominasi ibu-ibu pengajian se Tanggamus.
Ustadz M. Subki Al Bughury menyebutkan, sebagai tuan rumah penyelenggara Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Provinsi Lampung ke 44, maka Kabupaten Tanggamus tentunya semakin di berkahi oleh ALLAH SWT. Karena dengan menyelenggarakan MTQ berarti Tanggamus akan kedatangan para ahli dan penghapal Al Quran dari seluruh penjuru Lampung. Sedangkan para penghafal Al quran merupakan orang-orang yang di sayang ALLAH SWT. “Tentunya Kabupaten Tanggamus ini akan semakin di berkahi oleh ALLAH SWT, karena sebagai penyelenggara MTQ Provinsi Lampung ke 44 tahun 2016 mendatang, akan berdatangan para ahli dan penghafal Al quran ke Tanggamus,” katanya.
Ustadz Subki Al Bughury yang di kenal sering menyelipkan kata-kata kocak dalam ceramahnya ini, juga mengajak para umat agar meneladani Rosulullah Muhammad SAW, yang sabar dan penuh kasih sayang kepada sesama umat manusia.
Ustadz Subki mengisahkan kasih sayang dan kesabaran Nabi Muhammad terhadap seorang pengemis buta penganut bukan agama islam, setiap hari Rosulullah saat itu memberikan makanan kepada orang tersebut dengan menyuapinya, namun si pengemis buta malah mencacinya, Rosulullah tetap menyuapi pengemis, sampai akhir hayat rosulullah, kemudian hal tersebut di teruskan oleh sahabat Rosulullah, Umar bin Khatab AS, akan tetapi sang pengemis buta merasakan bahwa yang menyuapi bukanlah orang yang sama. Lalu dia bertanya siapa yang menyuapinya dahulu, Umar menjawab Rosulullah, kisah ini menerangkan betapa sabar dan kasih sayangnya Rosulullah kepada sesama.
“Selain menyambut penyelenggaraan MTQ Lampung, saat ini juga antara Muharam dan Rabiul awal, seperti kita ketahui bulan rabiul awal merupakan bulan penuh rahmat bagi umat islam yaitu lahirnya Rosulullah Muhammad SAW, sebab itulah mari kita menuju ke akhlak Rosulullah, yaitu penuh kesabaran, kasih sayang dan keimanan kepada Allah Swt,” ujarnya. (imron/joe)









