oleh

Sopir Angkot Terancam Kehilangan Pekerjaan

Harianpilar.com, Bandarlampung – Terkait rencana Dinas Perhubungan (Dishub) Bandarlampung yang akan mengurangi jumlah angkot dan menggantikanya dengan Trans BRT, sejumlah sopir angkot mengeluhkan hal itu. Para sopir angkot menilai tindakan Pemkot Bandarlampung untuk mengurangi jumlah angkot adalah bentuk ketidak pedulian pemerintah terhadap nasib sopir yang bakal kehilangan pekerjaanya.

Seperti yang dikatakan Gugun (30) salah satu sopir angkot di Bandarlampung. Menurutnya, jika rencana pemerintah akan mengurangi jumlah angkot dan menggantikanya dengan trans BRT maka akan banyak yang mengeluhkan hal ini,banyak dari sopir itu yang menggantungkan pekerjaanya sebagai sopir,menurutnya jika rencana itu benar-benar dilaksanakan maka akan banyak yang kehilangan pekerjaanya.

“Kami sebagai para sopir jelas tidak setuju,karna dengan dikurangi jumlah angkot,maka akan ada banyak sopir seperti kami ini yang kehilangan pekerjaanya,meskipun katanya mau di pindah oprasikan menjadi sopir trans BRT, itu kan tidak semuanya,” ungkapnya saat dimintai tanggapan terkait hal ini pada, Rabu (25/11/2015).

Gugun menambahkan para sopir akan melakukan demo jika isu pengurangan jumlah oprasi angkot itu benar terjadi

“Kami bakal demo lagi,jika pemerintah mengambil pekerjaan kita sebagai sopir,apalagi seperti saya ini mas, udah tahunan menjadi sopir angkot,kalau pekerjaan kami di ambil mau kerja apa kami” tururnya

Diberitakan sebelumnya bahwa dinas perhubungan berencana  mengurangi jumlah oprasi Angkot di Bandarlampung pasalnya Banyak dari angkot yang beroprasi sudah banyak yang mati masa trayeknya,oleh karnanya pihak Dishub berencana akan memberdayakan kembali Trans BRT yang akhir-akhir ini sempat surut,

Hal itu diungkapkan kepala Dishub Bandarlampung Kadek sumatra bahwa dari 1000 angkot yang beroprasi sekitar 500 an yang habis masa trayeknya
” Tercatat di data kami hampir 1.000 angkot, tetapi yang mati masa trayeknya 500-an, dan saya pastikan tidak bisa diperpanjang lagi, dengan berkurangnya jumlah angkot maka kami akan memberdayakan BRT kembali,” ungkapnya. (Qoyid/JJ)