Harianpilar.com, Bandar Lampung – Kota Metro beri pembekalan penjabat struktural Eselon III dan IV pada SKPD di Lingkungan Pemerintah Kota Metro. Pembekalan tersebut dalam rangka Penyusunan Standar Kopetensi Jabatan, Senin 16/11/2015, di Gedung LEC Kartika Kota Metro.
Ketua Badan Kepegawaian Metro, Herjuno mengatakan, tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah sebagai salah satu syarat pelaksanaan seleksi pengisian jabatan pimpinan tinggi secara terbuka. Dan memberikan pemahaman kepada aparatur pengelola kepegawaian, pada setiap SKPD Tentang Standar Kopetemsi Jabatan. Dan diatur dalam Undang-undang nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, dan Peraturan Kepala BKN Nomor 7 Tahun 2013, tentang Penyusunan Pedoman Standar Kopetensi Manajerial Pegawai Negri Sipil. “Kegiatan diikuti sebanyak 65 peserta, yang merupakan penjabat struktural Eselon III dan IV pada SKPD di Lingkungan Pemerintah Kota Metro. Dengan rincian jumlah PNS Eselon III sebanyak 20 orang dan 45 orang dari PNS Eselon IV.” Kata Herjuno, saat memberikan laporan kegiatan.
Menurutnya, para penjabat yang dilibatkan dalam penyusunan Standar Kopetensi Jabatan (SKJ) ini dengan pertimbangan terlebih dahulu, agar SKJ yang disusun sesuai dengan kopetensi yang diperlukan oleh setiap SKPD. Kegiatan yang berlangsung selama dalam 2 hari ini, sejak tanggal 16 November sampai dengan 17 November 2015, dengan narasumber dari Pusat Perancangan Kepegawain dan Formasi Badan Kepegawaian Negara (BKN). “Para peserta penyusunan SKJ pada SKPD yang telah mengikuti kegiatan ini, dapat menyampaikan draft ke BKD Kota Metro, dengan jangka waktu paling lambat tanggal 30 November 2015, untuk selanjutnya akan dibahas oleh Tim Penyusunan Standar Kopetensi Jabatan Pemerintah Kota Metro,” terangnya.
Sementara Asisten III, Evi Roffiyanti berharap, agar para peserta untuk terus berupaya meningkatkan pengetahuan dan kemampuan, mampu memahami dan menguasai permasalahan tugas, serta menjalin komunikasi, koordinasi dan konsultasi. “Sehingga akan dapat menjawab persoalan dan tantangan yang ada secara lebih terencana, tepat konkrit dan terarah. Guna untuk perkembangan di Kota Metro kedepan,” kata Evi Roffiyanti. (joe/rls)









