oleh

Pengusaha Ingin Pemimpin Way Kanan Yang Berkarya

Harianpilar.com, Way Kanan – Pengusaha di Way Kanan, berharap Pemimpin Way Kanan kedepan benar benar orang yang berkarya, bukan pemimpin pengumbar janji.

Hal itu dikatakan Tajri, pengusaha pembeli hasil bumi di Pasar Banjit Kecamatan Banjit, yang berharap kedepan Bupati yang terpilih adalah sosok Bupati yang benar – benar sudah ada karya nyatanya bukan hanya sekedar janji belaka. “Kami tidak butuh janji tapi kami butuh bukti,” kata Tajri, dihadapan Hi. Bustami Zainudin.S.Pd salah satu Calon Bupati Way Kanan dengan No. Urut 1 saat belusukan Kepasar Banjit Sabtu (30/10/2015).

Menurut Tanji, sosok Bupati yang tepat untuk memimpin kabupaten Way Kanan kedepan adalah dengan perogram kerjanya yang membantu peningkatan kesejahteraan masyarakat terutama petani. Seperti masyarakat Hutan Kawasan yang saat ini telah diberi izinn untuk pengarapan Hutan, sehingga aktipitas dikawasan Hutan lebih meningkat dan kedepan dipastikan hasil produksi Kopi atau sejenisnya bisa meningkat. “Saat ini hasil produksi kopi lagi menurun karena dampak dari Kemarau Panjang, Syukur allhamdulillah harganya cukup meningkat mencapai Rp. 21 ribu,” katanya menuji Bustami.

Johan salah satu masyarakat Kampung Minaga Siamang mengatakan kemengan Adin Bustami tanggal 9 Desember akan datang adalah kemengan masyarakat Way Kanan sehingga dapat melanjutkan program kerjanya yang belum terselesaikan, dan melajutkan pembangunan kesejahteraan masyarakat yang masih banyak membutuhkan perhatian langsung. ‘Itulah salah satu tujuan dari Belusuan tersebut, bisa mendengar langsung keluhan dan harapan masyarkat. Saya ingin bila dikasih kesempatan untuk menjadi pemimpin 5 tahun kedepan, itulah yang pertama akan saya perejuangkan sehingga peran Bupati dapat dirasakan langsung oleh masyarakat’ kata Johan.

Selogan Bumi Petani salah satu tajuannya adalah mengajak masyarakat Way Kanan yang mayoritas Petani untuk tidak pernah menyerah berusaha merubah hidup kearah yang lebih baik dengan mengunakan lahan semaksimal mungkin. Pemerintah sendiri akan membatu memberikan pasiltas mulai dari Bibit, Pupuk dan tenaga penyuluh yang sudah disiapkan melalui Pendidikan D.3 perkebunan. (Ans/joe)