Harianpilar.com, Lampung Barat – Hingga triwulan III 2015 sebanyak 171 dari 1.438 total kegiatan APBD TA 2015 yang tersebar di seluruh satuan unit kerja Pemkab Lampung Barat, baik fisik maupun nonfisik realisasinya masih nol persen. Hal itu terungkap dalam rapat koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan (POP) triwulan ketiga (Januari-September) yang berlangsung di aula Pemkab Lambar, Rabu (28/10/2015).
Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Indra Gunawan dalam laporannya mengatakan adapun realisasi pelaksanaan kegiatan APBD sebanyak 1.438 item, baik fisik maupun nonfisik itu terdiri dari realisasi yang masih nol persen sebanyak 171 kegiatan, 1%-50% sebanyak 380 kegiatan, 51%-75% sebanyak 444 kegiatan, dan 76-100% 443 kegiatan. “Sampai September masih ada 171 kegiatan fisik dan nonfisik yang pencapaianya masih 0%,” kata Indra.
Dia menjelaskan dengan masih adanya 171 kegiatan yang realisasinya masih nol persen itu, jumlah dana anggaran yang telah terserap hingga triwulan III baru mencapai Rp467,56 miliar dari total anggaran Rp923,504 miliar.
Menanggapi laporan itu, Bupati Lampung Barat Mukhlis Basri meminta seluruh satuan unit kerja yang pelaksanaan kegiatannya masih nol persen agar segera meningkatkannya. Demikian juga satker yang realisasi kegiatannya masih di bawah 100% agar segera meningkatkan upaya. Sebab, waktunya kini tinggal dua bulan lagi apalagi jika ada kegiatan fisiknya. “Kalau kegiatan fisik belum dilaksanakan apalagi saat ini sudah di akhir Oktober, dikhawatirkan kegiatan itu tidak bisa selesai tepat waktu. Kegiatan yang masih nol persen perlu dipertanyakan masalahnya apa,” kata Mukhlis.
Mukhlis juga meminta dalam pelaksanaan kegiatan harus meningkatkan pengawasan. Sebab sukses atau tidaknya kegiatan tersebut juga perlu ada kerja keras serta meningkatkan fungsi pengawasan. Di sisi lain Sekkab Lampung Barat Nirlan dalam pernyataanya intinya menyampaikan, seluruh kegiatan terutama fisik adalah didahului dengan perencanaan. Karena itu, proses administrasi untuk kegiatan tender haruslah disiapkan lebih dahulu sehingga ketika hasil evaluasi anggaran diterima, penandatanganan tender dapat langsung diproses. (nt/lp/joe)









