oleh

Kemarau Tidak Pengaruhi Hasil Ternak

Harianpilar.com, Bandarlampung – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung, berencana akan melakukan pedekatan dengan petani ternak untuk melancarkan program pengawasan pengembangan sentra peternakan rakyat.

Kepala Dinas Peternakan Provinsi Lampung, Dessy Romas melalui Sekretaris Eko Pujo Widodo menjelasakan, kemarau petani ternak tidak berpengaruh, karena petani sudah mengantisipasinya, seperti rumput tanaman masih ada dengan sistem pengawetan pakan ternak.

“Meski saat ini kemarau panjang, untuk petani ternak tidak ada gejolak, petani karena sudah tahu dengan keadaan seperti ini. Kalau untuk pertanian seperti padi, jagung, singkong dan lainnya, mungkin terpengaruh, namun untuk peternak tidak berpengaruh,” jelasnya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (21/10/2015).

Menurutnya, ke depan pola kedekatan program kawasan pengembangan sentra peternakan rakyat harus berhasil. Dengan harapan perubahan program yang berkualitas. Saat ini populasi ternak sekitar 1.000 ekor betina indukan.

Lebih lanjut Eko menjelaskan, selain akan menambah populasi sapi, pihaknya juga akan mengembangkan ternak kambing.
“Kita melakukan pembibitan dengan sentra pembibitan sapi bali, saat ini ada di kabupaten Lampung Tengah, Tanggamus,” ujarnya

Saat ini untuk pengembangkan ternak kambing baru ada di empat kabupaten yang mengajukan yaitu; Lampung Tengah, Lampung Timur, Tanggamus, Lampung Selatan.

Untuk lebih meyakinkan dan membuka peluang keberhasilan terhadap program kawasan pengembangan sentra peternakan rakyat, Dinas Peternakan bekerja sama dengan perguruan tinggi, seperti Universitas Lampung, Balai, Lembaga, dan menejemen yang menaungi petani ternak.

“Ini nantinya akan menjadi satu menejemen, gabungan petani milik ternak/perwakilan-perwakilan milik ternak, dan saat ini kita sedang menunggu Surat Keputusan (SK) bupati,” terang Eko. (Fitri/JJ)