Harianpilar.com, Tanggamus – Lokasi objek wisata lokal di Tanggamus ternyata masih dirasa belum sepenuhnya aman dan nyaman bagi para pengunjung. Tas milik sembilan pelajar SMP Kota Agung, raib digondol pencuri, saat ditinggal mandi di lokasi bendungan, DAM, Pekon Pejajaran, Kecamatan Kotaagung Barat. Pelakunya diduga warga sekitar lokasi DAM. Total Kerugian mencapai Rp10 juta.
Kesembilan pelajar yang kehilangan tas itu, Warsih Alfianti, Dea Putri Paratama, Cintya Cheirini, Yudha Alkholid, Febila, Balqis, Dwinta, Safina dan Seky Pratama. Pada Minggu (19/10/2015) mereka mendatangi lokasi Dam, karena berteman dengan salah seorang tinggal di Pekon tersebut. Namun ketika mereka tengah asik mandi dan menikmati pemandangan alam sekitar DAM, tanpa disadari Tas beserta isinya di gondol pencuri yang hingga kini belum diketahui.
Salah satu orang tua siswa itu mengatakan jika anak nya sekembali dari tempat wisata itu hanya mengunakan pakaian yang saat itu digunakan untuk mandi, sementara pakaian salin termasuk barang-barang lain seperti handpone raib, “Anak saya pulang dari sana ya nangis sambil cerita yang sudah mereka alami, jadi tas yang ada pakaian, Hp dan lainnya hilang semua, karena maling sudah membawa kabur tas mereka.” Katanya, sambil minta tidak disebut namanya.
Dirinya mengaku, sudah berembuk dengan orang siswa yang lainnya, untuk segera melapor ke pihak berwajib. Agar masalah ini dapat terungkap, sebab kerugian yang harus di tanggung lebih kurang mencapai 10 juta rupiah. “Kami sepakat untuk melaporkan kejadian ini ke polsek Kotaagung, karena ini sudah kami nilai sangat keterlaluan, padahal sebelumnya kami sempat menemui Kepala Pekon Pejajaran untuk dapat membantu mencari siapa pelakunya tersebut, mengingat lokasi itu kan wilayahnya, tapi sampai hari ini saat di tanya perkembangannya malah belum ada kabar,” katanya.
Kapolsek Kotaagung AKP Asep Apdullah Darmawan mengaku, belum mengetahui tentang siswa kehilangan tas saat liburan di DAM pejajaran tersebut, sebab ia saat ini sedang berada di Polda Lampung. “Waduh saya belum menerima laporan itu. sekarang saya masih di Polda,” katanya singkat via telepon, kemarin. (imron/joe)









