oleh

BNN Gelar Sosialisasi Narkoba di PSPP

Harianpilar.com, Bandarlampung – Badan Narkotika Nasional (BNN) perwakilan Lampung, gencar mensosialisasikan bahaya narkoba  dengan mengadakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) di lingkungan lembaga perguruan tinggi dalam rangka menyusun kebijakan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Dalam kegiatan FGD, kali ini BNN Lampung menggelar sosialisasi narkoba di Lembaga Pendidikan Staff Penerbangan dan Pramugari (PSPP) Lampung, Jumat (9/10/2015), yang diikuti sebanyak 20 peserta.

Kegiatan yang menghadirkan narasumber Kabid Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN, Drs. Ahmad Alamsyah dan Tim Penyuluh BNN Lampung Edy Marjoni ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang penyelamatan pecandu, penyalahgunaan dan korban penyalahgunaan narkotika dari jeratan sindikat peredaran gelap narkotika.

Dengan digelarnya kegiatan ini, diharapkan ke depan program ini dapat membangun komitmen seluruh komponen bangsa khususnya di lingkungan pendidikan untuk mewujudkan proteksi individu dan masyarakat terhadap bahaya penyalahgunaan Narkoba.

Dipaparkan dalam kegiatan itu, faktor penyebab penyalahgunaan narkoba maraknya narkoba telah mengancam mental dan pendidikan bagi para pelajar, awalnya mereka hanya sekedar tahu dan mencoba, tetapi hal hasil mereka sekarang menjadi pencandu dari obat obatan terlarang itu.

Beberapa factor pelajar yang terjebak hingga menjadi pencandu narkoba disebabkan, keinginan untuk sekedar mencoba yang merupakan salah satu penyebab penggunaan narkoba.

“Karena sekali kita mencoba kita akan merasa ketagihan dan sangat sulit pula kita menghentikannya. maka hindari keinginan untuk sekedar mencoba,” kata Ahmad Alamsyah.

Selain itu, jelas Alamsyah, kegagalan yang dialami dalam kehidupan juga menjadi,  factor penyebab.

“Tidak memiliki rasa percaya diri biasanya diakibatkan oleh orang tua yang terbilang sukses dalam berkarir tetapi kurang memberi perhatian kepada keluarga, adanya perselisihan di keluarga hingga mengalami kehancuran,” jelasnya.

Ditambahkanya, pergaulan bebas dan lingkungan yang kurang tepat juga sebagai faktro dominan yang bisa mempengarahui pelajar menjadi pencandu narkoba. (Rls/JJ).