Harianpilar.com, Lampung Timur – Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) memiliki potensi minyak bumi dan gas, yang tersebar di sejumlah wilayah. Potensi itu ada di kecamatan Raman Utara, Pekalongan, Purbolinggo, dan Labuhan Maringgai.
Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Lamtim Puji Riyanto mengatakan bahwa memang sudah termasuk dalam Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) oleh PT Harpindo. Wilayah potensi minyak bumi kecamatan Raman Utara, Pekalongan, dan Purbolinggo saat ini baru tahap explorasi, “Belum ada data yang akurat. Ada juga rembesan gas di kecamatan Labuhan Maringgai, akibat penggalian sumur bor pada kedalaman 18 meter, sudah dilaporkan ke kementerian ESDM untuk penelitian lebih lanjut,” kata Puji Riyanto, Selasa (29/9/2015).
Menurut Puji, WKP adalah wilayah kerja pertambangan yang ditetapkan oleh kementrian ESDM, penentuannya berdasarkan potensi yang ada, kemudian di tawarkan kepada pihak swasta untuk dilakukan kegiatan explorasi. “Yang memenangkan wilayah ini PT Harpindo,” kata Puji.
Selain itu lanjutnya, terdapat rembasan gas bumi di kecamatan Labuhan Maringgai akibat penggalian sumur bor pada kedalaman 18 meter, dan sudah dilaporkan ke kementerian ESDM untuk di lakukan penelitian lebih lanjut. “Apakah gas metan produk pembusukan bahan organik atau memang gas bumi, mengingat seputaran Labuhan Maringgai kan ke arah lepas pantai punya potensi migas, tepanya di desa Desa Suko Rahayu kecamatan Labuhan Maringgai,” katanya.
Selanjutnya, untuk wilayah laut antara Labuhan Maringgai dan batas WKP CNOOC, dinamai oleh kementerian ESDM yakni WKP West Asri, juga sudah dilelang oleh kementerian ESDM pada awal bulan september 2015, mudah-mudahan juga merupakan potensi migas kita pada wilayah 0 sampai dengan 4 mil. “Semoga gas ini indikasi adanya deposit migas di labuhan maringgai, supaya lamtim kedepan tambah makmur, amin,” katanya. (nt/lp/joe)









