oleh

Sebidang Sawah Di Sukorahayu, Diduga Mengandung Gas

Harianpilar.com, Lampung Timur – Sebidang lahan persawahan di Dusun III, Desa Sukorahayu, Kecamatan Labuhanmaringgai, Lampung Timur diduga mengandung gas bumi. Lahan milik Tukiman, warga Kecamatan Way Jepara, berlubang 2,5 inci itu mengeluarkan aroma gas, dan menyakan api saat dibakar.

Camat Labuhanmaringgai Supoyo mengatakan awalnya karena tanaman padi milik Tukiman kekurangan air akibat musim kemarau, sehingga pemilik lahan (Tukiman, Red) membuat sumur bor di sawahnya, Kamis (17/9/2015). Karena sudah mencapai kedalaman 14 meter belum menemukan sumber mata air, akhirnya Tukiman mencabut paralon untuk dipindahkan ke posisi yang lain. “Karena sudah mencapai kedalaman 14 meter belum menemukan sumber mata air, akhirnya Tukiman mencabut paralon untuk di pindahkan ke posisi yang lain,” kata Supoyo.

Pada Sabtu (19/9/2015), warga yang melintas di sekitar lubangan sumur bor milik Tukiman mendengar suara gemuruh. Warga yang mendengar suara aneh tersebut langsung memberi informasi kepada Kepala Desa Sukorahayu Khasbullah.

Kemudian, Sabtu malam (19/9/2015), kades bersama warga Sukorahayu mendatangi lokasi sumur bor tersebut, karena lebar lubangnya hanya berdiameter 2,5 inchi sehingga susah untuk melihat kondisi di dalam meskipun menggunakan senter. Karena curiga berbau gas yang keluar dari dalam sumur bor itu, lalu Khasbullah menyulutkan api di atas permukaan lubang sumur tersebut, sejurus sejumlah warga yang menyaksikan terheran api yang disulutkan menjadi besar seperti tersembur gas bumi.  “Sampai saat ini sumur pak Tukiman diberi pagar pembatas agar tidak digunakan anak anak untuk tempat bermain,” kata Supoyo.

Menurut Supoyo, rencananya, besok, Selasa (22/9/2015), pihaknya akan memberikan surat kepada Bupati Lampung Timur untuk menindaklanjuti keberadaan sumur warga yang mengandung gas bumi tersebut. “Tentu jika benar lahan di sekitar Dusun III, Desa Sukorahayu, mengandung gas akan menjadi sumber pendapatan daerah dan bisa digunakan untuk mensejahterakan masyarakat Lampung Timur,” ujar dia. (nt/lp/joe)