oleh

Pasar Tugu Talangpadang Terbengkalai

Harianpilar.com, Tanggamus – Pembangunan Pasar Tugu Talangpadang, Kecamatan Talangpadang, Kabupaten Tanggamus sejak tahun 2012 hingga kini tak kunjung rampung. Bahkan pelaksanaan pembangunan macet total, akibatnya pasar yang menjadi andalan pedagang di Talangpadang ini terbengkalai bahkan kumuh dan menimbulkan aroma yang tidak sedap, sebab sebagian menjadi lahan pembauangan sampah.

Timin salah seorang warga setempat mengatakan, bahwa mereka sudah lelah menunggu janji manis dari Pemkab Tanggamus melalui dinas terkait dan pihak rekanan sejak tahun 2012 lalu, yang mana selalu saja memperbaharui Memorandum of Understanding (MoU), pertama menyatakan akan menyelesaikan pembangunan pada bulan Mei 2013, di perbaharui lagi akan menyelesaikan pada Desember 2014, kemudian molor ke tahun 2015,  dan sekarang sudah di perbaharui lagi akan diselesaikan pada Maret 2016.

“Kami bosan dengan janji-janji manis ini, sampai sekarang belum juga ada gerakan pembangunan pasar akan dilanjutkan, padahal sudah hampir semua pedagang yang melunasi angsuran kios, malah pedagang saat ini terlantar di sekitaran pasar. Sejak di relokasi tahun 2012 lalu, ditambah lagi masyarakat sekitar pasar, terutama kampung duren atas, banyak yang mengeluh lingkungan mereka tidak nyaman oleh pedagang yang di relokasi, tolonglah nuraninya Pemkab Tanggamus ini. Begitu juga dewan yang terhormat kita, perjuangkan nasib rakyat kecil, income mereka semakin tipis, dan banyak yang gulung tikar,” kata Timin, Senin (14/9/2015). Sementara itu warga sekitar pasar yang enggan menyebutkan namanya mengatakan, mereka sangat terganggu dengan lapak pedagang yang di relokasi sejak tahun 2012 lalu, karena sekitar rumah menjadi kotor dan juga aroma tidak sedap yang menjadi langganan setiap harinya dari tahun ketahun.

Sedangkan pembangunan pasar Tugu Talang Padang tersebut sampai saat ini belum juga rampung-rampung, bahkan kembali terjadi MoU antara pihak rekanan dengan Pemkab Tanggamus yang berjanji pembangunan akan selesai bulan maret 2016.

“Kami dan pedagang jadi bertanya-tanya ada apa ini, apakah rekanan ini sudah bangkrut, atau ada masalah lainnya, harusnya Pemkab melalui Dinas terkait terbuka kepada masyarakat,” katanya.

Warga tersebut menambahkan, intinya masyarakat sekitar pasar Tugu yang terdampak relokasi bersama para pedagang, berharap ada kepastian dari Pemkab Tanggamus dan rekanan, kapan selesainya pembangunan pasar tersebut, dan jika memang sudah tidak sanggup segera di tanggulangi oleh Pemkab Tanggamus. (Imron/JJ)