oleh

Harga Hewan Kurban Naik Drastis

Harianpilar.com, Lampung Selatan – Mendekati hari Raya Idul Adha 1436 hijriyah, harga hewan kurban baik Sapi maupun Kambing mulai mengalami kenaikan. Berbagai spekulasi berkembang  terkait kenaikan harga hewan kurban ini, mulai dari dampak kemarau, hingga tingginya harga daging akibat dollar naik.

Seperti yang terjadi di Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), kenaikan harga hewan kurban mencapai hingga jutaan rupiah.

Sumarno, salah seorang penjual hewan kurban yang berada di Jalan Kolonel Makmun Rasyid, Kelurahan Wayurang, Kecamatan Kalianda, Lamsel membenarkan jikan harga hewan kurban mengalami kenaikan hingga jutaan rupiah.

Dijelaskan Sumargo, untuk satu ekor Sapi saja yang pada tahun lalu dijual dengan harga Rp 10 juta, harga sekarang bisa mencapai Rp 12 juta, bahkan untuk satu ekor kambing pada tahun lalu dijual dengan harga Rp 1,5 juta kini dijual dengan harga Rp 2 juta rupiah.

“Kenaikannya bisa mencapai jutaan rupiah, semuanya bervariasi tergantung berat daging dan besarnya hewan kurban tersebut, ada yang naik sampai Rp 2 juta perekornya kalau untuk sapi, tetapi kalau untuk kambing juga masih dalam kisaran ratusan ribu kenaikannnya,” paparnya, saat dijumpai di lokasi penjualan hewan kurban, Rabu (9/9/2015).

Menurut  Sumargo, penyebab kenaikan hewan kurban pada tahun ini banyak faktornya, ada yang sulit mendapatkan hewan kurban, adanya juga yang bilang dampak dari naiknya harga daging, ada juga yang bilang karena dolarnya naik.

“Yang jelas kalau yang saya hadapi karena sulitnya mendapat hewan kurban tersebut, sekarang para peternak di masyarakat sudah mengetahui harga hewan qurban,” tambahnya.

Sementara itu,  Zainuddin salah seorang pembeli hewan kurban warga Kalianda mengatakan, dengan kondisi naiknya harga hewan tersebut membuat dirinya harus mengeluarkan lebih banyak kocek, tetapi dirinya tidak mempersoalkan masalah tersebut karena sudah jauh-jauh hari sudah dipersiapkan.

“Memang kaget juga kalau deger harganya, dulu satu ekor sapi harganya hanya Rp 10 juta, kini bisa mencapai Rp 12 juta rupiah itu juga sapi kecil dengan perkiraan berat dagingnya hanya 70 sampai 80 kilo, tetapi apa boleh buat karena semua ini sudah kami persiapkan jauh-jauh hari,” katanya.

Untuk itu, Zainudin berharap Pemkab Lamselsegera mengantisiapasi kenaikan harga hewan kurban ini.

“Saya berharap pemerintah segera melakukan langkah-langkah antisipasi, guna menekan kenaikan harga hewan kurban ini,” harapnya.  (Saipul/Juanda)

Komentar