Harianpilar.com, Tanggamus – Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pendidikan Kecamatan Pugung, Tanggamus melaksanakan kegiatan Pembinaan peningkatan kompetensi Kepala Sekolah (Kepsek) dan Guru SD yang ada di Kecamatan tersebut. Dimulai sejak tanggal 24 agustus dan akan berakhir pada 21 September 2015.
KUPT Pendidikan Kecamatan Pugung, Sutoto mengatakan, tujuan diselenggarakannya kegiatan pembinaan Kepsek dan Guru SD ini, untuk meningkatkan kinerja dan profesionalisme Kepsek dan guru dalam melaksanakan tugasnya di sekolah. Yang tentunya akan melahirkan generasi bangsa yang mempunyai grade yang cukup di perhitungkan dan tentu memiliki daya saing tinggi untuk menghadapi dunia kerja. “Jadwal acara pembinaan kompetensi guru ini di mulai pada pukul 08-15.30 wib. Dan jika di lihat dari antusiasme peserta sendiri sih memang dirasakan cukup tinggi sekali. Tentunya kegiatan ini sangatlah penting bagi para guru dan kepsek, agar kedepannya bisa terus meningkatkan dedikasi dan pengabdiannya sebagai seorang guru yang dengan rela dan ikhlas memberikan dan mengajar anak muridnya sampai pandai,”kata Sutoto, Minggu (6/9/2015).
Menurut Sutoto, kegiatan pembinaan ini di bagi dalam beberapa kegiatan dan di laksanakan di empat lokasi. Yang pertama yakni, kegiatan pembinaan kompetensi kepsek tanggal 24 agustus di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Pekon Way Jaha diikuti oleh seluruh kepsek sd di kec pugung. Selanjutnya, pada tanggal 27 agustus di laksanakan di SDN Pekon Sumanda di ikuti enam 71 orang guru dari 6 sekolah.
Kemudian, pada tanggal 31 agustus dilaksnakan kembali di SDN Campang Way Handak dengan peserta 79 orang guru dari enam sekolah. Dan yang terakhir yakni pada tanggal 3 september kemarin di SDN 4 Pekon Tiuh Memon. Kesemua peserta di berikan pemahaman tentang menjadi seorang guru yang memiliki sifat profesionalisme yang tinggi. Dan kegiatan ini di laksanakan pada hari senin – jum’at. “Ya, saat ini banyak media elekotronik dan cetak yang memberitakan tentang aksi guru yang menganiaya muridnya. Nah, dengan adanya pembinaan ini, maka di harapkan adannya sikap profesionalisme sebagai seorang guru. Yang juga menyandang sebagai pahlawan tanpa tanda jasa. Oleh karenanya, sebagai seorang guru juga harus memiliki wawasam akan edukasi dalam mendidik siswa dan siswi di sekolah, karena kita juga menjadi orang tua kedua dari para murid.” tukasnya. (imron/*)









