Harianpilar.com, Tanggamus – Sudah waktunya Pemkab Tanggamus serius menangani pasar. Pasalnya beberapa waktu lalu, Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) menyatakan, masih ada lima belas pasar tradisional di Tanggamus yang perlu direhabilitasi.
Di Tanggamus, sebenarnya total keseluruhan sebanyak 30 pasar. Namun lima belas pasar tradisional lainnya, adalah pasar milik perorangan. Sehingga tidak masuk kriteria penerima bantuan rehab dari pusat, walaupun transaksi di pasar tradisional perorangan itu ramai. Namun karena lahannya milik perorangan, maka tidak masuk kriteria penerima bantuan rehab.
Limabelas pasar tradisional yang perlu direhabilitasi, antara lain 2 pasar di Kecamatan Kelumbayan dan 1 pasar di Kelumbayan Barat. Kemudian 1 pasar di Kecamatan Limau dan 2 pasar di Cukuhbalak. Di Kecamatan Bulok 1 pasar dan Pugung 1 pasar. Lalu di Kecamatan Sumberejo 1 pasar dan Ulubelu 4 pasar. Ada juga di Kecamatan Airnaningan dan Pulaupanggung, masing-masing 1 pasar.
Kepala Bidang Pengelolaan Pasar, Azaddin mendampingi Kepala Diskoperindag Tanggamus, Drs.Hi.Rustam,M.Pd. menjelaskan, kondisi limabelas pasar tradisional tersebut memang sudah tidak representatif serta sangat layak untuk direhabilitasi.
Perbaikan pasar bisa melalui program bantuan Rehabilitasi Pasar Tradisional Kementerian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia (RI).
“Pastinya, lahan limabelas pasar tradisional tersebut jelas. Karena sebagai syarat utama mendapatkan bantuan rehabilitasi pasar tradisional dari pusat, yaitu lahan pasar yang diusulkan haruslah legal,” tegas Azaddin.
Artinya, lahan tersebut berstatus kepemilikan pekon atau pemkab. Lalu limabelas pasar tradisional, memang sudah ramai transaksi jual-beli, sedangkan sarana dan prasarana di pasar sudah sangat memprihatinkan. Kondisi itu harus dibenahi, agar suasana transaksi semakin ramai. Dan perekonomian masyarakat semakin meningkat.
Diskoperindagkop Tanggamus menyebutkan, tahun 2014 lalu mendapatkan rehab empat pasar tradisional dari pusat. Untuk tahun ini, diharapkan kuota perbaikannya lebih banyak dibandingkan sebelumnya.
Sayangnya Azaddin mengaku belum bisa merinci berapa titik pasar yang bakal masuk list perbaikan tahun ini, sebab kata dia pusatlah yang menentukan. (Imron/JJ)









