oleh

Fasilitas Kesehatan di Lampung Belum Maksimal

Harianpilar.com, Bandarlampung – Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Nila Djuwita Moeloek,  sangat sedih dengan kondisi  kesehatan di wilayah Lampung, yang sampai saat ini masih belum bisa dikatakan ideal, dan masih sangat kurang.

Dikatakannya, untuk fasilitas kesehatan di Provinsi Lampung termasuk di rumah Sakit daerah sudah tercukupi hanya saja belum teroptimalkan, rumah sakit swasta masih banyak yang belum optimal dengan fasilitas kesehatan, sehingga penduduk yang melebihi fasilitas kesehatan menjadi kurang sehat.

Menanggapi Hal tersebut Kepala Dinas Kesehatan provinsi Lampung Reihana yang didampingi Humas Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Asih Hendrastuti membenarkan kondisi kesehatan Lampung yang sangat rendah. “Memang demikian keadaanya, hal ini banyak faktor yang mengakibatkan keadaan kesehatan yang demikian, masyarakat masih banyak yang belum mendapatkan hak kesehatannya,” katanya di ruang kerjanya, belum lama ini.

Selain itu sebagai contoh rasio puskesmas terhadap penduduk seharusnya 1 : 20.000 penduduk tetapi Lampung masih 1 : 28.000 penduduk, hal ini yang merupakan salah satu faktor dari memburuknya kesehatan, dan terutama masyarakat menengah kebawah yang masih belum bisa memanfaatkan fasilitas kesehatan yang cukup tinggi.

“Fasilitas kesehatan yang cukup tinggi mengakibatkan masyarakat semakin kesulitan, meski ada bantuan dari pemerintah, berupa kartu-kartu, itu belum bisa mengentaskan persoalan ini,” jelasnya.

Sedangkan untuk sumberdaya kesehatan yang juga masih dibawah rasio ideal, padahal semua tahu kesehatan merupakan unsur vital dan merupakan elemen konsitutif dari kehidupan seseorang.

“Kesehatan yang merupakan hak setiap seseorang, tetapi fasilitas kesehatan yang diberikan pemerintah ini termasuk sumberdaya yang masih jauh dari ideal memicu terpurukya kesehatan yang ada. Kita (Dinkes) akan berupaya sehingga hal ini bisa terselesaikan dan menjadi Lampung sehat,” papar Reihana. (Fitri/JJ)