Harianpilar.com, Bandarlampung – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung akan mengedepankan pembangunan infrastruktur pada penganggaran APBD Murni 2016 mendatang.
“Untuk pembahasan APBD segera kita laksanakan, nanti malam kita akan rapat terkait pembahasan itu, ya kita masih menunggu laporan Dispenda tapi dalam waktu dekat ini akan segera kita bahas,” jelas Gubernur Lampung M Ridho Ficardo, di Masjid Alfuqron, Kamis (2/7/2015).
Menurut Ridho, prioritas pembangunan infrastruktur ke depan guna mendorong penyelesaian pembangunan.
” kita akan tetap anggarkan untuk insfratuktur, untuk meneruskan pekerjaan yang belum terselesaikan, begitu juga di anggaran APBDP. Yang jelas anggaran yang kita ajukan untuk pembangunan masyarakat,” katanya.
Sebelumnya Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Arinal Djunaidi mengatakan, Pemprov belum menyiapkan segala keperluannya, selain itu juga Pemprov masih menunggu laporan anggaran dari Dispenda.
“Kita masih menunggu dana masuk dari Dispenda, pembahasan perubahan itukan bisa dilakukan bila sudah ada dana yang masuk,” jelasnya.
Persiapan tahapan perubahan anggaran terganggu oleh Dispenda.” Saya kira mereka harus segera selesaikan persoalan ini, perubahan anggaran untuk tahun 2016 belum bisa dilakukan dalam waktu dekat ini. Ya semakin dekat waktu untuk dilaksanakan perubahan anggaran, jangan sampai perubahan anggaran tahun 2016 menjadi bermasalah atau molor,” kata Arinal.
“Kita harap perubahan anggaran bisa dilaksanakan dengan cepat, tepat dan lancar sehingga tidak menimbulkan permasalahan. Biar lebih jelas silahkan tanya dengan Dispenda langsung,”katanya.
Terpisah Sekretaris Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Lampung, Rozali mengatakan, pihaknya masih melakukan proses untuk menyiapkan pelaporan kepada Pemprov Lampung, terkait Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2015.
“Kita sedang mempersiapkan proses perubahan anggaran, harapan kita ini bisa diselesaikan dengann cepat dan bisa dilakukan perubahan anggaran tahun 2016, dan tidak terkedala ataupun ada pengunduruan jadwal pembahasan perubahan,” paparnya. (Fitri/JJ)









