Harianpilar.com, Pringsewu – Nasabah Koperasi Berkah Mandiri (BM) yang beralamat di Kecamatan Pringombo, Pringsewu mulai resah. Pasalnya koperasi yang bergerak di bidang simpanan uang dengan bunga 8 persen/minggu Cash Back minyak goreng yang diberikan awalnya setiap minggu, kini sudah tiga bulan tak kunjung diberikan.
Nasabah yang selama ini telah menyerkan uang yang cukup besar ini menilai pihak koperasi sudah tidak konsekuen pada perjanjian awal.
Diketahui, tiga nasabah yang telah menyerahkan uang yakni, AN Rp.200 juta, DW member sekitar Rp.600juta, AT Rp.60juta, EDS Rp.60juta, JN Rp.200juta dan FR Rp.300juta merupakan warga Pringsewu.
“Bagaimana tidak resah uang kami bukan sedikit yang diserahkan ke Koperasi BM,awalnya lancar dan janjinya manis ternyata sekarang cash back tidak ada sudah tiga bulan dan uang kamipun saat diminta dikembalikan susah dengan berbagai alasan,” ungkap salah seorang nasabah, Rabu (1/7/2015).
Menurut salah seorang nasabah SB warga Gadingrejo mengaku berkali-kali meinta pihak koperasi untuk segera mengembalikan uangnya, sebab pihak koperasi sudah tidak konsekuen lagi.
“Saya ini sudah berkali kali datang ke kantor Koperasi BM tapi hanya janji janji saja sampai sekarang uang saya dan teman teman belum juga dikembalikan,” bebernya.
Sementara pihak pengurus Koperasi BM Zulmar, yang tercatat mantan Anggota DPRD Pringsewu nomor telpon selulernya sudah tidak bisa lagi dihubungi bahkan informasi terakhir pengurus Koperasi BM sudah ada yang meninggalkan Pringsewu.
Banyaknya pengurus Koperasi BM yang meninggalkan pringsewu diduga melarikan diri disampaikan sumber berinisial YD saat ditemui dikantornya Rabu (1/7/2015) mengatakan melarikan dirinya para pengurus koperasi BM merupakan hal yang wajar karena uang Nasabah sekitar sekitar Rp.650 milyar yang tidak mungkin bisa dikembalikan ke Nasabah.
“Wajarlah kalau para pengurus Koperasi BM melarikan diri, karena dana sekitar Rp.650 miliar tidak sedikit dan tidak mungkin bisa dikembalikan karena bank saja belum tentu mampu memberikan bunga tinggi seperti koperasi BM,” kata YD. (Sahirun/JJ)










Komentar