oleh

Pemkab Tanggamus Ajukan Bantuan BTS

Harianpilar.com, Tanggamus – Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kabupaten Tanggamus telah melakukan pengajuan proposal bantuan pengadaan Base Transceiver Station (BTS) atau tower seluler kepada Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) RI.

Kabid Kominfo Derius Putrawan mewakili Kadishubkominfo Tanggamus Hamid Hariansyah Lubis mengatakan, pengajuan bantuan pendirian BTS tersebut merupakan tindak lanjut dari permohonan masyarakat yang ada di enam kecamatan, yakni Pematangsawa, Limau, Kelumbayan, Ulubelu, Pugung dan Cukuh Balak.

“Dan memang dari Kemenkominfo RI juga saat ini ada program Universal service Obligations telekomunikasi (Puso). Proposal nya sudah kita sampaikan sejak bulan Mei 2015 kemarin, dan sudah ada tindak lanjut dari kementerian. Yakni, sudah turun tim untuk mensurvei lokasi, tapi dari enam kecamatan yang di ajukan. Baru satu kecamatan yakni Pugung yang sudah di survei,” kata Derius, Selasa (23/6/2015).

Ia menjelaskan, enam kecamatan tersebut memang menjadi prioritas untuk pengadaan BTS. Akan tetapi, yang paling menjadi prioritas yakni wilayah pedalaman. Seperti Kecamatan Limau, yang dari pertama terbentuknya Tanggamus. Hingga dengan saat ini masih sulit untuk melakukan komunikasi melalui telpon seluler. Di tambah lagi, kecamatan yang memiliki 35 Pekon tersebut memiliki jumlah penduduk yang cukup banyak.

“Sebenarnya untuk BTS sendiri tidak perlu dalam satu Pekon harus satu BTS. Karena satu BTS sendiri mampu menjangkau 3-5 Kilometer. Jika jarak antar pekon berdekatan, paling bisa dua BTS saja yang didirikan. Tapi jika jarak tempuh antara satu pekon ke pekon lainnya jauh, maka di mungkingkan satu pekon satu BTS,” terangnya.

Ia mengakui, untuk Kecamatan Limau sendiri memang sangat sulit untuk membangun BTS. Hal tersebut karena memang letak goegrafis kecamatan tersebut berada di balik perbukitan. Akan tetapi, Pemkab dalam hal ini Dishubkominfo Tanggamus terus berupaya agar kecamatan terpencil bisa menikmati signal ponsel dari berbagai provider seluler. Seperti masyarakat yang berada di Kecamatan-kecamatan lainnya.

“Kita juga sudah melakukan hubungan terhadap provider telkomsel. Dan feedback dari mereka sangatlah baik, dan semuanya tergantung dari Kemenkominfo untuk penyediaan BTS nya. Informasinya dalam waktu dekat, pihak kementerian akan kembali melaksanakan survei ke Limau. Untuk pastinya kapan, kita belum mengetahuinya,” tukasnya. (Imron/JJ)