oleh

Terisolir, Warga Waylima Butuh Tower Seluler

Harianpilar.com, Tanggamus – Camat Limau Mahpus mengharapkan kepada para pelaku usaha provider telekomunikasi, agar sekiranya mendirikan Base Transceiver Station (BTS) atau tower seluler di wilayahnya. Pasalnya, sejak 18 tahun berdiri, wilayah Kecamatan Limau, masih saja terisolir dari jangkauan komunikasi.

“Pernah waktu itu ada yang survey lokasi, entah dari provider mana. Tapi alhamdulillah sampai dengan saat ini belum ada realisasinya,” katanya, Senin (15/6/2015).

Dijelaskannya, adanya jaringan telekomunikasi di Kecamatan Limau sangatlah penting. Terlebih, di jaman modern seperti itu, komunikasi melalui perangkat canggih seperti handphone sangatlah di butuhkan untuk berkomunikasi dengan rekan kerja, teman dan sanak saudara yang ada di luar Kecamatan.

“Susah sekali kita jika hendak menghubungi saudara, teman dan rekan kerja yang ada di luar daerah. Karena memang jaringan signal sendiri saja tidak ada, dan dari dulu hingga sekarang. Masyarakat Kecamatan Limau, menggunakan layanan komunikasi dari provider Ceria. Hanya itu saja yang bisa masuk,” terangnya.

Bahkan, lanjutnya, untuk memberikan pelayanan terbaik dan membantu masyarakat setempat yang ingin menikmati layanan dari provider seluler lainnya. Pihak kecamatan langsung mendatangi kantor Telkomsel yang berada di Bandar Lampung, dengan membawa proposal pengajuan pembangunan tower seluler telkomsel di wilayahnya.

“Saya langsung datengin kantor cabang telkomsel yang ada di Bandar Lampung untuk meminta agar pihak telkomsel membangun tower seluler di Limau, kalau gak salah satu tahun yang lalu saya ke kantor telkomsel. Dan pihak telkomsel hanya memberikan jawaban, akan segera di survey. Tapi nyatanya, sampai dengan detik ini belum ada tuh satu tower yang terpasang,” paparnya.

Jadi di harapkan kepada para pengusaha provider seluler, apapun jenis providernya. Untuk sekiranya membangun tower seluler di Kecamatan Limau, agar kecamatan ini bisa tersentuh akan jaringan seluler. Dan masyarakatnya pun bisa menjadi masyarakat yang jauh dari kata gagap teknologi (Gaptek).

“Sekarang ini segala macam bentuk informasi, instan terpasang di dunia maya. Gimana kita mau tahu tentang informasi berita atau lainnya, kalau signal saja tidak ada sama sekali. Hanya mengandalkan Ceria saja, itu pun kita harus memasang antena tambahan lagi biar signal Ceria yang di terima bagus,” pungkasnya. (Imron/JJ)

Komentar