oleh

Mahasiswa Turunkan Bendera di Gedung DPRD Tuba

Harianpilar.com, Tulangbawang – Puluhan mahasiswa gabungan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Dan BEM mahasiswa Megoupak Tulangbawang (UMPTB) memperingati Hari Kebangkitan Nasional dengan  menggelar orasi di gedung Anggota DPRD Tulangbawang, Rabu (20/5/2015), terkait kurangnya sosialisai terhadap masyarakat tentang program-progam pemerintah.

Para mahasiswa yang tergabung di HMI dan BEM meminta utuk melakukan audensi kepada Anggota DPRD Tuba, terkait sosiali kepada masyarakat terkait program-progam yang dimiliki oleh pemerintah pusat dan daerah baik program kesehatan, pendidikan, pertanian dan yang lainya yang diperuntukan kepentingan rakyat.

Ketua BEM UMPTB Saipul Anwar mengatakan, ada beberapa poin yang kami tuntut yaitu, stop kebebasan perusahaan asing yang menjadi penindas rakyat Indonesia ,
stabilkan harga BBM, pemerintah jangan hanya membuat progaram namun
tidak pernah disosialisakan kepada masyarakat, seperti BPJS kesehatan, pertanian, pendidikan dll, stop pencitraan , karena hanya ingin
terlihat baik dimata masyarakat , dukung pencabutan keputusan bupati ,
tentang persetujuan perubahan jenis Tanam Izin usaha perkebunan untuk
budidaya PT. BNIL.

Akan tetapi sangat disayangkan, saat mahasiswa -mahasiwa gabungan HMI dan BEM dari Universitas Megopak Tulangbawang (UMPTB) mendatangi gedung DPRD
untuk melakukan orasi disana, tidak ada satu pun Anggota DPRD Tuba berda di kantor, salah satu Anggota HMI yang enggan namanya disebutkan mengatakan.

“Masa lagi jam 2 siang satupun anggota DPRD Tuba tidak ada di kantor, apakah ini prilaku Anggota Dewan yang harus kita banggakan, bagai mana mereka akan membela
rakyat kecil , kalau mereka saja tidak patuh dengan peraturan yang ada, bagaima mereka menjalankan amanah yang diberikan oleh Rakyat. (Merizal/JJ)