Harianpilar.com, Bandarlampung – Persoalan pendidikan yang dihadapi oleh anak-anak Moro-Moro Register 45 Way Serdang Mesuji terus mendapatkan perhatian. Tak hanya perhatian dari masyarakat lokal dan nasional tapi juga Internasional.
Humas Persatuan Petani Mesuji Wayserdang. (PPMWS) Rico Andreas, mengatakan, pihaknya telah dihubungi oleh Radio SBS Australia untuk melakukan wawancara via telpon pada tanggal 20 Mei mendatang.
“Kami sudah dihubungi Pihak Radio SBS Australia untuk melakukan wawancara dengan topik Ekslusi dan Pendidikan,” jelas Rico melalui pers release yang diterima Redaksi HarianPilar.com group Surat Kabar Harian Pilar, Selasa (19/5/2015).
Rico menjelaskan, bahwa wawancara tersebut dalam rangka peringatan Hari Keanekaragaman Budaya terhadap Dialog dan Pembangunan Sedunia 2015.
Sementara kondisi terakhir para siswa Moro-moro makin tidak menentung. Terutma menjelang ujian semester, seiring sikap Pemkab Mesuji yang tetap berkeras tidak mengeluarkan izin kelas jauh. “Mereka terancam tak bisa naik kelas”,pungkasnya. (Putra/Juanda)









