Harianpilar.com, Bandarlampung – Puluhan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Direktorat Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung (BBWSMS) yang berada di Jalan Gatot Subroto Bandarlampung keracunan makanan.
Sedikitnya 28 orang dilarikan ke rumah sakit, tiga orang diantaranya sekarat dan satu orang tewas. Salah satu korban keracuan, Eliana, mengatakan, peristiwa ini terjadi pada Selasa (5/5/2015) kemarin saat waktu makan siang. Selang 15 menit setelah makan siang hampir setengah dari jumlah pegawai BBWSMS mengalami keracunan,”Kami langsung dilarikan ke rumah sakit, yang di RS Bumi Waras ada tujuh orang dan tiga orang sampai saat ini masih di ruang UGD karena kondisinya parah,” jelas Eliana saat ditemui di RS Bumi Waras, Rabu (6/5/2015).
Eliana menjelaskan, korban bernama Wibowo meninggaldunia pada pukul 23.30 WIB tadi (Kemarin,red) dan langsung dibawa ke rumah duka di Kotabumi,”Saya dapat informasi dari orang kantor kalau jenazahnya di makamkan di TPU Kali Umban Kotabumi,” terangnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Harian Pilar, pada Selasa (5/5/2015) seperti biasa para Pegawai BBWSMS makan siang yang dipesan dari salah satu catring tempat biasa memesan makan. Namun, setelah menyantap makanan itu, beberapa PNS langsung tak sadarkan diri. Dan sebagian lagi merasa badannya lemas.
“Saya pas jaga di depan. Tiba-tiba seperti ada kepaknikan dari dalam dan salah satu pegawai meminta saya mengambil mobil untuk ke rumah sakit,” ujar salah satu Pegawai BBWSMS yang enggan namanya ditulis.
Saat itu, lanjutnya, para pegawai yang tak sadarkan diri langsung dibawa ke Rumah Sakit Bumi Waras.”Semua panik dan yang keracunan langsung dibawa ke rumah sakit. Yang paling parah kondisinya Pak Bowo, beliau meninggal setelah sempat dilarikan ke rumah sakit,” ujarnya.
Sampai saat ini, lanjutnya, masih ada tiga orang lagi yang sekarat dan dirawat dirumah sakit.Disinggung nama Catring tempat memesan makanan itu, sumber ini mengaku tidak mengetahuinya,”Nama cateringnya saya tidak tau. Tapi semua pegawai disini memang biasa pesan disitu,” pungkasnya. (Fitri/Juanda)









