Harianpilar.com, Bandarlampung – Tiga atlit senam lantai asal Lampung, yang sedang menjalani pemusatan pelatihan di Jakarta, sejak Januari 2015 belum menerima gaji. Bisa ditebak, jika kondisi ke tiga atlit itu kini terlantar. Ke tiga atlit yang akan menghadapi Pra PON itu yakni, Meiyusi Ade Putra, Yuridistira dan Sepri Haryadi (Pelatih).
Terkait hal itu, Humas KONI Lampung Rusidi mengaku pihaknya akan segera mengirimkan gaji ke tiga atlit tersbeut.
“Akan dikirim hari ini (Rabu) oleh Biro Keuangan ke KONI, rencananya hari ini akan ditransfer ke tiga atlet tersebut,” kara Rusidi, saat ditemui di kantor KONI Lampung, Selasa (5/5/2015)
Menurut Rusidi, dana anggaran 2015 melalui APBD yang akan disalurkan ke KONI belum dikeluarkan bulan April-Juni, karena setiap anggaran diberikan setiap triwulan sekali oleh Biro keuangan ke pihak KONI.
“Gaji atlet yang ada di Jakarta belum bisa kita berikan, masih terkendala di Biro Keuangan Provinsi, insya allah hari ini akan diberikan ke KONI. Nah Rabu sudah kita transfer ke tiga atlet yang sedang mengikuti pemusatan latihan di Jakarta guna menghadapi Pra Pekan Olahraga Nasional (PON),” terangnya.
Terpisah, Asisten III Bidang Kesra provinsi Lampung Elya Muchtar, meminta jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) kabupaten/kota se-Lampung bersama KONI membuat program sinergi tentang pembinaan prestasi olahraga.
“Kami minta Dispora dan KONI mampu menyusun program kerja yang sinergi dan lebih baik dan dapat diaplikasikan pada program pembinaan tahun 2016,” katanya.
Ditegaskannya, persaingan menuju PON tentu lebih ketat meski bukan halangan atlet untuk berprestasi. Untuk itu, KONI dan Dispora harus terus melakukan pembinaan atlet. “Dengan adanya pembinaan, mudah-mudahan setiap atlet bisa terus meningkatkan kemampuan demi menjaga peluang lolos,” jelasnya.
Provinsi Lampung pernah mendapat prestasi menduduki peringat sepuluh besar pada PON XVIII di Riau tahun 2012. Prestasi ini wajib dijadikan cermin untuk membuat program yang baik agar prestasi olahraga Lampung bisa sesuai maksimal.
Ditambahkan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Hanibal, bahwa atlet berprestasi yang telah mengharumkan nama Provinsi Lampung sudah pensiun telah kita berikan pekerjaan seperti pengangkatan PNS ataupun Honorer di setiap pemerintahan daerah maupun provinsi. (Fitri/JJ)









