oleh

Dendi Ramadhona ‘Terima’ Ririn Kuswantari

Harianpilar.com, Bandarlampung – Peta politik menjelang perhelatan pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Pesawaran akhir tahun ini terus berubah. Mantan calon bupati Pringsewu Ririn Kuswantari secara mengejutkan disebut-sebut akan maju di Pesawaran.

Bahkan, kabar itu semakin senter setelah bakal Calon Bupati Pesawaran, Dendy Ramadhona Kaligis, menyatakan kesiapan berpasangan dengan Politisi Partai Golkar itu. Kesiapan Dendi ini sebagai respon atas Keputusan DPD I Partai Golkar Lampung versi Munas Bali, yang mendukungnya di pilkada Pesawaran.

Menurut Dendi, Ririn merupakan tokoh masyarakat setempat, dan memiliki banyak pengalaman. “Bu Ririn sudah dikenal kalangan ibu-ibu di Pesawaran, karena dirinya saat di Lampung Selatan (Lamsel) memiliki banyak program PKK yang dilaksanakan. Karena, waktu itu Pesawaran masih gabung dengan Lamsel,” kata Dendy kepada wartawan di Ruang Komisi IV DPRD Lampung, Senin (4/5/2015).

Terkait keputusan Ketua DPD I Partai Golkar Lampung versi Munas Bali, Alzier Dianis Thabranie yang memutuskan untuk mendukung dirinya, Dendy mengaku mengapresiasi dukungan tersebut. Dendy berharap, dukungan tidak hanya dari kubu Alzier, tetapi juga dari Golkar versi Munas Ancol, MW. Heru Sambodo. “Saya berharap dua-duanya dukung saya,” kata Dendy.

Dendy mengungkapkan, dirinya sangat menyambut baik dukungan tersebut. Terlebih, sosok Alzier merupakan tokoh daerah setempat. “Alzier merupakan tokoh yang berpengaruh, dan salah satu pendiri Pesawaran,”pungkasnya.

Seperti diketahui, Partai Golkar (PG) Lampung menyatakan harga mati bagi kemenangan bakal calon kepala daerah (balon kada) Kabupaten Pesawaran Dendi Ramadhona Kaligis.

Ketua DPD I PG Lampung versi Aburizal Bakrie, Alzier Dianis Thabranie secara blak – blakan mengakui dirinya kepincut dengan putra mantan bupati Lampung Selatan Zulkifli Anwar tersebut. Ia menyatakan Golkar Lampung dan DPD II Partai Golkar Pesawaran pun akan mengusung Dendi, yang kini duduk di DPRD Lampung. Ia pun berharap, Dendi menjadi salah satu dari tiga kandidat jagoannya yang bisa memenangkan Pilkada. “Dia (Dendi) juga harga mati buat Golkar,” ujarnya.

Selain Dendi, memang sudah ada dua nama kandidat yang ia setujui untuk maju sebagai balon kada di dua kabupaten, yakni Lampung Tengah dan Lampung Selatan, yaitu Mustafa dan Rycko Menoza.”Mustafa dan Rycko pokoknya harga mati yang akan kita usung dalam pilkada,” tegas Alzier.

Alzier berharap, kisruh Partai Golkar yang terjadi di tingkat pusat tidak mempengaruhi politik di daerah, untuk mengusung kandidat kepala daerah.

“Siapa pun yang nanti menang kita tunggu keputusan pengadilan. SK Kemenkum HAM itu tidak berlaku,” pungkasnya. (Abraham/Juanda)