oleh

2611 Pelajar SMP di Mesuji Ikuti UN

Harianpilar.com, Mesuji – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Mesuji pastikan Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SMP di tingkat Kabupaten Mesuji berjalan sesuai rencana dan tidak ada kebocoran. Hal ini taklain karena proses pendistribusian dan pelaksanaan UN dilakukan pengawalan ketat dari aparat kepolisian.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Syamsudin, melalui Kabid Dikdas Mesuji Najmul Fikri, mengatakan bahwa proses pelaksanaan UN yang dilaksanakan hari ini dapat dipastikan berjalan lancar serta tidak ditemukan adanya kecurangan sebagai mana yang saat ini dikhawatirkan adanya kebocoran soal.

“Kita pastikan pelaksaan UN ini berjalan lancar dan tidak ada kebocoran soal. Sebab, mulai dari pendistribusian hingga pengawasan disekolah juga dilakukan pengawasan dari kepolisian. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan sebagai mana yang kerap terjadi dikabupaten lainnya,”imbuhnya.

Dipaparkan Kiki, pangilan akrabnya, jumlah peserta ujian nasional tingkat SMP/sederajat pada pelaksanaan UN tahun 2015 sebanyak 2.611 siswa terdiri dari siswa SMP sebanyak 2.175 dan siswa MTs (Madrasah Tsanawiyah) sebanyak 436 siswa. Sementara jumlah lembaga pendidikan yang menyelenggarakan ujian nasional sebanyak 23 lembaga, terdiri dari SMP sebanyak 19 lembaga dan MTs sebanyak 4 lembaga.

“Untuk itu, kita pastikan tidak ada kebocoran, hal ini juga dimaksud agar pelaksanaan ujian berlangsung sesuai harapan, yakni tidak terjadi penyimpangan dan kebocoran soal. pengamanan yang dilakukan polisi hanya saat pendistribusian dan saat pelaksanaan ujian, petugas hanya melakukan pengamanan di lingkungan sekolah, tidak masuk dalam ruang kelas,”imbuhnya.

Sementara jadwal pelaksanaan UN SMP/sederajat dilaksanakan dari hari Senin tanggal 4 Mei sampai dengan hari Kamis tanggal 7 Mei tahun 2015, mata pelajaran yang diujikan yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan IPA.

“Sedangkan jadwal pelaksanaan UN Paket B/Wustha dilaksanakan dari hari Senin tanggal 4 Mei sampai dengan hari Rabu tanggal 6 Mei tahun 2015, mata pelajaran yang diujikan yaitu Bahasa Indonesia, Pendidikan Kewarganegaraan, Matematika, IPS, Bahasa Inggris dan IPA,”imbuhnya.

Takhanya itu, Kiki juga menegaskan, untuk menjaga kredibilitas Pelaksanaan UN sehingga dapat mewujudkan siswa yang berkarakter pelaksanaan UN pada masing-masing ruang kelas diawasi oleh 2 orang pengawas ruang yang direkrut dari guru secara silang, sehingga dipastikan siswa diawasi oleh guru yang berasal dari sekolah yang berbeda dan masing-masing ruang ujian maksimal terdiri dari 20 siswa peserta ujian.(Sandri/JJ).