oleh

Brownies Isi Ganja Gagal Diselundupkan

Harianpilar.com, Lampung Selatan – Tidak hanya di Ibukota Jakarta, modus peredaran narkoba khususnya di Lampung juga beragam, bahkan dikemas dalam konsep romantis melalui kue Brownies.

Senin (20/4/2015) petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Kalianda Kabupaten Lampung Selatan, berhasil mengagalkan penyelundupan narkotika jenis ganja ke dalam Lapas.

Ganja yang sengaja diselipkan atau disimpan di dalam sebuah paket kue brownis, dikirim melalui Tiki dari Medan, Sumatera Utara, dengan tujuan tertera pada paket atas nama salah seorang warga binaan di Lapas tersebut.

Kepala Lapas Kalianda Gunawan Sutrisnadi membenarkan, jika petugasnya mendapati kiriman paket kue brownies berisikan ganja. Kejadian tersebut terjadi pada tanggal 20 April lalu, sekitar pukul  14.00 wib.

“Benar, kami amankan paket yang didalamnya berisikan ganja, yang ditujukan untuk salah seorang warga binaan atas nama Manatar warga Medan,” bebernya saat diwawancarai di ruang kerjanya, Selasa (28/4/2015).

Dia juga menambahkan, sebelumnya pihaknya sempat mencurigai terhadap paket yang dikirim kepada salah satu warga binaan, lantaran tidak memiliki alamat pengirim yang jelas. Hanya terdapat lokasi pengiriman alamat tujuan penerima.

Oleh sebab itu, sebelum paket masuk, petugas membongkar isi paket, dengan disaksikan oleh si-penerima paket. Alhasil, memang ditemukan ganja yang diselipkan di dalam paket kue brownis tersebut.

“Prosedurnya memang seperti itu, digeledah harus di depan penerima untuk menghindari pengelapan terhadap barang yang ditemukan,” tambahnya.

Gunawan juga melanjutkan, Manatar menolak bilamana paket kue brownis yang berisikan ganja tersebut sengaja dikirim atas permintaan Manatar.

“Ya, dia sempat membantah, kalau barang itu bukan barang miliknya, itu hak dia, tapi semuanya ada proses hukum,” lanjutnya.

Dia juga menerangkan, pihaknya sudah menyerahkan barang bukti beserta pelaku ke Satuan Narkoba Polres Kabupaten Lampung Selatan untuk penindakan kasus lebih lanjut.

“Sekarang Manatar sudah diserahkan ke pihak kepolisian, ya sesuai tupoksi saja. Karena ini bukan ranah kami,” terang dia. (Saipul/Juanda)