Harianpilar.com, Tulangbawang Barat – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) mengaku belum memiliki telepon guna komunikasi keadaan darurat. Sementara waktu kesigapan dalam menggapi bencana yang akan melanda, pihaknya menggunakan telepon genggam petugas.
Meski demikian, BPBD tetap mensiagakan 40 personil pemadam kebakaran dan dua unit mobil kebakaran.
“Saat ini kita belum memiliki nomor Contak darurat, tetapi sesegera mungkin akan dipasang, mungkin dalam beberapa hari kedepan. Karna kita juga selalu kordinasi dengan pihak Kominpo dalam hal penyiapan Telephon darurat buat kita ini. Disamping itu juga dengan pihak telkom tentunya selalukordinasi,” kata Kepala BPBD Tubaba Marwan, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (28/4/2015).
Marwan mengatakan bahwa, pihaknya selalu siaga 1×24 jam, dengan ketentuan setiap hari siaga dan tidak ada hari libur bagi pihaknya.
“Kita punya 4 tim, masing masing tim berjumlah 10 orang, jadi kita punya 40 anggota Damkar yang selalu siaga 24 jam setiap hari, namun tentunya itu dengan sistem pergantian jam. Disertai juga 2 unit kendaraan Damkar selalu kita siagakan,” terangnya.
Untuk sementara waktu lanjutnya, masyarakat dapat menghubungi pihak dari Damkar, sementara masih menunggu nomor kontak darurat kita.
“Sementara waktu dapat menghubungi petugas Damkar melalui telephon selulernya jika ada warga kita yang memerlukan bantuan kami. Atau dapat menghubungi Budiman Kepala Bidang (Kabid) Kesiapsiagaan BPBD Tubaba melalui Nomor kontaknya 081369077821,” cetusnya. (Epri/JJ)









