oleh

Herman HN Desak Proses Oknum Dosen Cabul

Harianpilar.com, Bandarlampung – Walikota Bandarlampung Herman HN, mengaku mendengar adanya dugaan pencabulan mahasiswi IAIN yang diduga dilakukan oknum dosen IAIN berinisial IB.

Agar bisa memberikan efek jera, Herman HN mendesak aparat hukum untuk segera memproses kasus tersebut.

“Jangan sampai ada lagi yang terjadi seperti itu, kita harus bawa ke permukaan hukum yang begitu itu, supaya kapok,” ujar Walikota Bandarlampung Herman HN, saat ditemui di DPRD Kota Bandarlampung, Senin (27/4/2015).

Menurut Herman HN,  tindakan tersebut merupakan tindakan oknum sehingga tidak adil jika nama institusi oknum tersebut ikut dikait-kaitkan.

“Ya jangan bawa nama kampusnya, oknumnya, ya rugi dong kampusnya, marah nanti semuanya. Kita harus legowo liat orangnya, jangan liat universitasnya,” terangnya.

Sementara Wakil Walikota Bandarlampung Thabrani Harun mengatakan, jika IAIN Raden Intan Lampung secara kelembagaan pun harus bertanggung jawab terhadap dugaan tindakan cabul tersebut, setidaknya IAIN Raden Intan harus melakukan pertemuan seminggu sekali untuk melakukan bimbingan rohani dan pembinaan mental.

“Masalah porno aksi dan pornografi, harusnya di tiap kampus itu harus ada pertemuan rutin seperti bimbingan rohani, ditiap kampus, untuk mengingatkan jika ini dilarang, tapi dari sisi kelembagan harus melakukan upaya-upaya, salah satunya pembinaan mental ini harus dilakukan, supaya terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan,” terangnya, saat ditemui, di DPRD Kota Bandarlampung.

Menurutnya insiden tersebut tidak hanya mencoreng institusi pendidikan belakang namun semua lembaga ikut tercoreng, sehingga semua elemen termasuk orang tua harus ikut berpartisipasi aktif dalam mengawasi pergaulan serta aktivitas anaknya dikampus.

“Kalau dia mampu menjaga kepribadiannya sebagai masyarakat terdidik, kita ikut prihatinlah dengan tindakan seperti itu, ini jangan terulang kembali, ini kan persoalan moral secara asusila ini kan memalukan kita  ini harus menjadi perhatian kita semua, bukan hanya dikalangan dunia pendidikan,” ujarnya seraya menjelaskan jika salah satu visi nya jika terpilih menjadi Walikota Bandarlampung ke depan ialah menjadikan kota Bandarlampung sebagai kota Metropolis Religuius.

“Ini dikaitkan lagi dengan visi misi saya , dengan visi misi kota Bandarlampung Religius ini jelas dapat membentengi semua,” ujarnya. (Buchari/JJ)