Harianpilar.com, Pringsewu – Stasiun Televisi Pringsewu yang dibentuk guna mendukung publikasi dan infromasi pembangunan Kabupaten Pringsewu, ternyata diduga menjadi lahan kolusi dalam rekruitmen personil.
Menurut sumber yang minta identitasnya dirahasiakan, sejumlah personil Televisi Pringsewu ternyata mayoritas masih kerabat sejumlah oknum pejabat Diskominfo Pemkab Pringsewu.
Terkait hal itu, Kabid Postel Dinas Kominfo Kabupaten Pringsewu Jamaludin mengaku mengetahui TV Pringsewu sudah tayang baru hari Senin kemarin, saat upacara peringatan HUT Kabupaten Pringsewu, bahkan pengadaan sarana stasiun TV tersebut yang menelan dana APBD mencapai Rp780juta, dengan rincian anggaran untuk alat TV sekitar Rp600 juta.
“Jika urusan siaran itu bukan bidang saya tetapi Bidang Informasi Publik, Jahron. Seharusnya pengadaan alat stasiun TV ini bidang saya, namun jujur saya tidak mengetahui pengadaan itu kemungkinan semua dipegang oleh Jahron,” ungkap Jamaludin, Selasa (7/4/2015).
Saat dikonfirmasi via telepon, Jahron mengaku jika penerimaan pegawai stasiun TV Pringsewu tersebut dilakukan tes secara terbuka, juga tidak ada keluarga oknum pejabat Dinas Kominfo.
“Semua mereka warga Kecamatan Gadingrejo dan Pringsewu, merata mereka anak petani dan tukang genteng jadi murni mereka diterima secara tes,” ungkapnya.
Bahkan Jahron juga menjelaskan pengadaan alat stasiun TV Pringsewu tersebut yang menangani Kabid Postel yaitu Jamalludin.
“Yang mengetahui soal rekanan dan spek alat TV nya itu Jamalludin sementara saya penyiaran saja,” kata Jahron.
Sementara Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Pringsewu Sugesti Hendarto saat dikonfirmasi mengatakan, tidak benar jika penerima pegawai TV ini masih keluarga pejabat Dinas Kominfo, untuk pengadaan alat TV tersebut bidang yang menangani adalah Bidang Postel yaitu Jamaludin.
Bahkan, kata Sugesti, yang mengetahui rekanan yang melakukan pengadaan adalah Kabid Postel Jamaludin.
“Yang menangani pengadaan bidang Postel yaitu Jamaludin bahkan yang menemui rekanannya juga dia,” katanya. (Sahirun/JJ).









