oleh

Waspada!! Pangan Es Balok Beredar

Harianpilar.com, Bandarlampung – Warga Kota Bandarlampung patut berhati-hati ketika membeli panganan yang terbuat dari es. Pasalnya, es balok yang diproduksi hanya untuk pembekuan ikan ternyata beredar di sejumlah pedagang es, mengingat es balok ini dibuat bukan untuk dikonsumsi melainkan untuk pembekuan ikan.

Pantauan Harian Pilar, terdapat sejumlah pedagang es yang menggunakan es balok, seperti di kawasan Telukbetung Utara (TbU). “Ini saya pake es batu balok yang panjang itu, belinya di depot es. Di daerah Pasar Kangkung dan Pasir Gintung ada,” ujar pedagang es cream kacang merah Ari, Rabu (1/4/2015).
Menurut Ari, dengan menggunakan es balok sebagai bahan dasar untuk es kacangnya, jauh lebih menguntungkan dari es buatan ruah tangga yang tergolong harganya lebih mahal.

“Kalau es yang dari kulkas itu lebih mudah dibuatnya. Tapi, harganya mahal. Kalau es balok kan bisa menghemat dan tahan lama,” jelasnya. Senada disampaikan Abah, penjual es goyang di Telukbetung. Menurutnya, es yang ia buat dengan es batu balok lebih mudah dibuat dan tahan lama terlebih, harga yang terjangkau.

“Ya, kalau di sini rata-rata dapetnya dari gudang lelang,” akunya singkat.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan dr. Amran mengaku telah mengintruksikan Kepala Bidang Sarana dan Prasarana untuk berkoordinasi dengan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) terkait tentang kesehatan es balok tersebut untuk konsumsi masyarakat.

“Kapan turun BBPOM, Diskes akan ikut. Jadi nanti saling konfirmasi. Terlebih instruksi Sekda Badri Tamam seperti itu. Jadi kita siap kapan saja,” ujarnya saat ditemui di lingkungan Pemkot.

Sementara Kabid Industri Diskoperindag Bandarlampung Husnal Yajid belum bisa berkomentar apapun, namun yang pasti besok pihaknya akan turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan tentang distribusi es balok pada unit DKP Bandarlampung

“Ini kebetulan kita saat ini sedang membahas hal tersebut dan besok (Kamis-Red) rencananya kita akan turun kelapangan sebagai fungsi pembinaan benar atau tidak hal tersebut,” katanya.

Saat ini di Bandarlampung, lanjutnya, tidak ada satupun Home Industry pembuatan es balok milik swasta, namun hanya ada unit Cold Storage yang dikelola oleh pemerintah bandarlampug dalam hal ini Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP).

“Jadi kami hanya bisa ke satu tempat dulu, dan sementara hanya itu yang bisa kami jelaskan,” imbuhnya. (Buchari/JJ)