oleh

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan Didesak Wujudkan Pendidikan Gratis

Harianpilar.com, Lampung Selatan – Puluhan massa yang tergabung dalam Ekskutif Kota Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (Ek-LMD) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) menggelar unjuk rasa di Bundaran Tugu Adipura Pemkab Lamsel. Massa menuntut kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan,  agar mewujudkan pendidikan secara gratis yang layak tanpa syarat, Selasa (31/3/2015).
Menurut koordiantor lapangan (korlap) yang juga sebagai Ketua Ek LMD Lamsel, Abdurrahman, pendidikan merupakan salah satu hak dasar yang harus didapatkan oleh rakyat, tanpa membedakan kapasitas ataupun golongan, jadi pemerintah kabupaten Lampung Selatan harus benar-benar memperhatikan masalah pendidikan.

“Namun kenyataannya di Lamsel masih banyak anak-anak yang tidak dapat mengenyam pendidikan dikarenakan biaya mahal. Ada dugaan di sektor pendidikan di Lamsel penyalahgunaan pengelolaan DAK yang semata-mata mencari keuntungan tanpa mempertimbangkan siapa yang akan terkena imbasnya,” kata Rahman dalam pres rilissnya.

Dia juga melanjutkan,  permasalahan yang sejatinya merupakan tugas dan tanggung jawab pemerintah untuk mewujudkan pendidikan secara gratis, dalam memberikan solusi tidak pernah mampu menuntaskan dan mewejudkan program tersebut.

“Oleh karenanya kami Ek LMD Lamsel, menuntut Pemkab Lamsel agar mewujudkan pendidikan gratis dan kami juga meminta kepada Kejari Kalianda untuk  menggusut dengan tuntas dugaan penyalahgunaan pengelolaan DAK tahun 2014,” lanjutnya.

Sementara itu hasil pantauan Harian Pilar di lapangan para mahasiswa yang berjumlah sekitar belasan orang tersebut tiba di Tugu Adipura sekitar pukul 10.00 Wib dan langsung melakukan aksi unjuk rasa dengan mendapatkan pengawalan ketat dari pihak kepolisian Polrse Lamsel, seusai menggelar orasi didepan pemkab lamsel para pengunjukrasa langsung menuju Kejaksaan Negeri Kalianda dan melakukan orasi didepan kantor Kejari Kalianda. (Saipul/JJ).