Harianpilar.com, Bandarlampung – Walikota Bandarlampung Herman HN, kembali menegaskan, awal Bulan April, seluruh Puskesmas untuk tetap membuka dan melayani masyarakat di hari libur yakni, Sabtu dan Minggu. Upaya ini untuk meningkatkan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat.
“Untuk hari Sabtu buka hingga pukul 18.00 wib, sedangkan hari Minggu buka sampai pukul 12.00 Wib. Buka juga sampai hari Minggu jangan sampai hari Sabtu aja, ini kan supaya kualitas pelayanan kesehatan kita meningkat, semua nya untuk kesejahteraan masyarakat,” kata Herman HN, dalam rapat bersama para pegawai puskesmas se-Bandarlampung di Gedung Semergou, Pemkot setempat, Senin (23/3/2015).
Dijelaskannya penambahan jam kerja Puskesmas tersebut akan mulai diberlakukan pada awal April, sebab menurut Herman HN masyarakat Bandarlampung masih banyak yang membutuhkan layanan kesehatan di akhir pekan.
“Ya mungkin April ini diberlakukan, ini harus dilaksanakan karena saya yakin banyak masyarakat Bandarlampung yang butuhkan layanan kesehatan waktu libur,” jelasnya.
Diterangkannya, jika pembagian keuntungan bagi petugas Puskesmas yang buka pada hari Sabtu dan Minggu akan dibagi dua dengan Pemkot Bandarlampung dengan pembagian 60 : 40.
“Saya bingung disuruh cari uang tambahan mengapa tidak mau. Nanti uang yang didapat 60% masuk kantung bapak ibu, sisanya 40% masuk ke administrasi unit,” jelas Herman HN.
Dalam kesempatan itu, Herman HN menjelaskan jika petugas Puskesmas akan mendapatkan tunjangan kinerja sebesar Rp300 ribu/bulan yang akan diberikan pada bulan Oktober mendatang.
“Ya tunjangan kinerja sudah dianggarakan tapi belum dibayar Rp300 ribu perbulan, nanti Oktober,” imbuhnya.
Diterangkannya, untuk pemberian tunjangan kinerja itu Pemkot menghabiskan anggaran sebesar Rp2,52 miliar. “Anggaran itu habis dibagikan kepada 700 pegawai Puskesmas di Bandarlampung,” jelasnya.
Sementara Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandarlampung dr Amran akan segera menyosialisasikan dan melakukan pemantauan ke seluruh Puskesmas agar diketahui menjalankan perintah tersebut dengan baik atau tidak
“Sesuai instruksi pak wali tadi, kan April mulainya, kita akan lakukan sosialisasi, kita juga pantau Puskesmas nanti, biar kita tahu dijalankan nggak instruksi ini,” ujar dr Amran, saat dihubungi via telepon, Senin (23/3/2015).
Terkait tenaga medis yang dibutuhkan, Amran menjelaskan, jika nantinya akan dilakukan penjadwalan terhadap petugas-petugas Puskesmas yang akan piket pada hari Sabtu dan Minggu, sehingga Puskes akan selalu beroperasi.
“Nanti kan akan dibuat jadwal piket untuk hari Sabtu dan Minggu , satu Puskesmas itu paling tidak dua orang lah yang akan jaga,” jelasnya. (Buchari/JJ).










Komentar