Harianpilar.com, Pesawaran – Para petani jagung di Kabupaten Pesawaran pada musim ini nampaknya dapat bernafas lega, pasalnya selain panen kali ini bisa menuai hasil maksimal, harga jual jagung masih masuk dalam kategori standar Rp 2.025 /Kg.
Seno, salah seorang petani jagung mengatakan, panen jagung di awal tahun ini, dirinya merasa bersyukur atas hasil yang didapat. Dimana selain menuai hasil yang maksimal, juga tidak terganggu serangan hama tanaman. Dan ditambah meskipun panen raya, namun harga jual masih standar. Walhasil panen jagung sangat dirasakan hasilnya.
“Harga jagung di Pesawaran paling tinggi Rp 3000/ Kg, itu juga bila jagung sudah mulai langka. Sekarang ini hampir seluruh petani panen, beruntung harga masih standar,” ujar Seno (63) warga Desa Kresnowidodo, Kecamatan Tigeneneng, Kabupaten Pesawaran, Senin (3/2/2015).
Dikatakannya, untuk harga jagung yang dijual kering dan dibayar ditempat. Artinya, pembeli menghargai jagung kering itu dengan menggiling jagung sebelumnya dirumah petani jagung sendiri. “Rp 2025/Kg itu kami terima bersih, jadi pembeli menggiling disini dengan membawa pengilingannya, dan menimbang butir jagungnya,” ungkapnya.
Dibeberapa lokasi di daerah Kecamatan Negeri Katon dan Tegineneng saat ini petani jagung serempak memanen jagungnya. Harganya jagung ditingkat petani berkisar antara Rp 2000 – Rp 2100/Kg. Namun jika, jagung mulai langka, harga bisa mencapai Rp 3000/Kg. Sedangkan untuk harga jual jagung di beberapa pasar saat ini berkisar antara Rp 4000 – Rp 4500. (Fahmi/JJ).









