Harianpilar.com, Mesuji – Guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Pemkab Mesuji akan memberikan bantuan material terhadap rumah tidak layak huni.
Bupati Mesuji Khamami mengatakan, di tahun 2015 ini kita telah menyiapkan program jitu bagi masyarakat miskin. Bantuan ini ditujukan bagi masyarakat yang tidak memiliki rumah atau masih mempunyai rumah papan dan tidak layak huni. Dengan melihat kondisi ini maka Pemkab Mesuji akan terus berjuang membantu masyarakat.
” Kita telah menyiapkan rencana program di tahun 2015 di mana Pemkab Mesuji akan memberikan bantuan ke masyarakat miskin yakni berupa material baik itu seperti pasir, cetakan batako dengan ukuran tebal 7 cm, ketinggian 15cm dan panjang 30 cm. Matrial ini disalurkan ditiap desa termasuk sebagan desa tua namun belum semua. Ini lantaran terkendala transportasi,” jelas Khamami, MInggu (8/2/2015).
Dikatakan Khamami, masyarakat miskin yang berhak menerima bantuan berupa matrial pasir dan cetakan batako tersebut yakni Rumah masih kondisi papan dan yang belum mempunyai rumah sendiri. Selain cetakan batako dan pasir, juga akan dibantu berupa matrial seperti semen, tenaga kerja dimasing-masing tempat yang akan membangun rumah tersebut.
“Setiap masyarakat atau desa yang mendapat kucuran matrial itu, harus menyiapkan tempat lokasi pasir, serta lahan luas untuk tempat nyetak batako. Selain itu, kondisi air harus ada. Tujuannya taklain untuk dijadikan tempat membuat batako berkelompok. Setelah itu, nanti sistem adukannya juga akan diatur dimana setiap adukan 1 ember semen ukuran 22 L di campur 12 ember pasir. Dimana akan menghasilkan dalam satu sak akan menjadi batako sekitÀr 150 buah,”paparnya.
Pembuatan batako ini tentunya akan dilihat setiap ukuran rumahnya, misalkan untuk buat rumah dengan ukuran 7×9 Meter persegi maka batako ini diperlukan sekitar 4000 buah. Artinya tiap Kepala Keluarga (KK)harus membuat batako tersebut tidak boleh lebih 4000 buah.
“Tak hanya matrial untuk batako yang akan dibantu, tetapi juga akan dibantu berupa matrial lainnya. Tetapi, tentunya tidak hanya sebatas itu yakni hanya menyediakan 4000 batako saja. Namun, akan ada verifikasi bantuan lanjutan kepada masyarakat miskin tersebut. Bila dirupiahkan yakni Rp10 juta, namun, dana ini berupa matrial seperti Rp2 juta ongkos tukang, Rp1200 ribu pasir 2 rit dan 40 sak semen untuk pemasangan batako. kusen pintu dan jendela lengkap 1 set nilai Rp4.200 ribu. Serta 1 closet jongkok seharga Rp50 ribu,” imbuhnya. (Sandri/JJ).









