Harianpilar.com, Lampung Selatan – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Lampung Selatan telah menjalin komunikasi politik terhadap 4 nama bakal calon bupati dan wakil bupati yang akan maju pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) setempat.
Keempat calon tersebut yang menjalin komunikasi politik dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Kabupaten Lampung Selatan diantaranya, Rycko Menoza SZP yang merupakan calon incumbent, Eki Setyanto, Ir. Sutono, dan Zainuddin Hasan. Komunikasi politik itu sudah dilakukan sejak awal Desember 2014 lalu, dan hingga saat ini komunikasi tersebut tetap terjalin.
Menurut Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dari Fraksi PKS Lampung Selatan Bowo Edy Anggoro di ruang Komisi B, Jum’at (6/2/2015) lalu mengatakan, komunikasi politik itu, tidak lain dalam rangka penjaringan calon bupati dan wakil bupati yang bakal diusung PKS pada Pilkada mendatang.
“Memang telah ada Komunikasi dan menjalin koordinasi dengan para calon, berbeda dengan partai lain. Komunikasi ini, dimulai sekitar bulan Desember lalu. Meski begitu, mengenai komunikasi dengan calon lain yang berminat dengan PKS, kita terbuka,” kata Bowo Edy Sekretaris DPD PKS Lampung Selatan tersebut.
Dia juga melanjutkan, terhadap calon bupati dan wakil bupati dari DPD PKS pada Pilkada Lampung Selatan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan beberapa uji kelayakan persyaratan yang wajib dilalui para calon.
“Siapa calon eksternal yang kita usung nanti, belum diketahui, karena saat ini masih dilakukan beberapa tes, seperti tes wawancara, uji kelayakan, fit and propertes, dan tes-tes lainnya. Selanjutnya, jika selesai, yang dianggap memenuhi kriteria, akan diusulkan ke Dewan Pimpinan Pusat PKS. Yang memutuskan siapa calon yang bakal diusung, oleh PKS Pusat, berdasarkan usulan dari daerah,” lanjutnya.
Dilain sisi, perekrutan calon-calon tersebut, kata politisi PKS Lampung Selatan ini juga dilakukan dari kalangan internal partai PKS. Saat ini, nama yang telah ditetapkan sebagai calon yakni Antoni Imam yang saat ini menjabat anggota DPRD Provinsi Lampung. Meski demikian, ia belum bisa mengatakan, apakah Antoni Imam sebagai calon bupati atau wakil bupati.
“Pemilihan sudah kita lakukan dari kalangan internal partai. Kami sepakat memilih Antoni Imam salah satu calon yang bakal diusung,” jelasnya.
Sementara itu, ketika ditanya mengenai koalisi partai. Bowo Edy menambahkan, partainya tidak menutup kemungkinan akan membuka pintu koalisi dengan partai lain. Sebab, bagi partai yang ingin mengusung calon, kursi di DPRD Lampung Selatan paling tidak harus ada 10 kursi, sedangkan dari sekian partai di Lampung Selatan yang mendapatkan kursi di DPRD Lampung Selatan, kesemuanya tidak memenuhi kuota persyaratan dalam hal mengusung calon pada pilkada Lampung Selatan.
“Untuk koalisi dengan partai lain, kami belum bisa menentukan. Tapi, untuk mencukupi kourum jumlah kursi di DPRD sebanyak 10 kursi, PKS cukup koalisi dengan partai yang anggota dewannya ada 5 kursi. PKS sendiri ada 5 kursi, tinggal tambah 5 kursi lagi,” tambahnya. (Saipul/JJ).









