Harianpilar.com, Mesuji – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mesuji agaknya harus bekerja ekstra didalam memproleh anggaran pembangunan stadion olah raga diKabupaten Mesuji. Pasalnya, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Mesuji tak mampu untuk membangun stadion tersebut. Untuk itu, baik Pemerintah Provinsi maupun Pusat harus ikut andil didalam pembangunan stadion tersebut.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga, (Dispora) Mesuji Eko Iswantoro S.STP, mengatakan, realisasi pembangunan stadion ini tidak akan berjalan bila mengandalkan APBD Mesuji, untuk itu harus dianggarkan melalui APBN. Untuk mendukung sarana pembangunan stadion ini masyarakat juga telah menghibahkan tanah, bahkan tanah ini juga telah disertifikatkan oleh pemkab Mesuji.
“Animo masyarakat sangat antusias dengan rencana pembangunan stadion kategori kelas 3. Di atas lahan seluas 4,4 hektar itu, nantinya akan dibangun lapangan sepak bola, kolam renang, bulu tangkis, serta olah raga lainnya, yakni terdapat satu item lokasi sarana olah raga,”paparnya.
Dikatakan Eko, dalam proses pembangunannya Pemkab Mesuji saat ini telah meminta bantuan kepada pemerintah pusat dalam hal ini Kemempora, agar dapat menganggarkan pembangunan tersebut, pemkab Mesuji telah menyiapkan lokasi seluas 4,4 hektar tanah yang telah memiliki sertifikat.
“Pembangunan itu jika menggunakan APBD kabupaten maka realisasi pembangunan dapat dipastikan gagal, untuk itu Pemkab Mesuji menaruh harapan besar kepada pemerintah pusat, dalam hal ini Kemenpora, agar rencana pembangunan gedung olahraga di Mesuji dapat terwujud,”imbuhnya.
Dipaparkannya, sarana dan prasarana olah raga di Mesuji masih minim, maka untuk kegiatan event olahraga belum maksimal. “Tujuan di bangunnya Gor tersebut, maka kegiatan latihan atlet dan pertandingan-pertandingan bisa dilakukan di GOR. Kemudian, berbagai kegiatan event menghadirkan peserta dari luar daerah, atau sebagai tuan rumah bisa dilakukan di Mesuji,” tukasnya. (Sandri/JJ).









