oleh

Jalan Bernah-Kalicinta Makan Korban

Harianpilar.com, Lampung Utara – Jalan Bernah – Kali Cinta, Lampung Utara (Lampura) kondisinya makin memprihatinkan. Akibatnya, mobil truk yang bermuatan kayu gelondongan terbalik, pada Rabu (4/2/2015) malam sekitar pukul 21:00 WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam lakalantas tersebut. Tapi, satu orang dari total 7 penumpang yang merupakan tenaga kerja bongkar muat kayu itu, termasuk supir terluka dan saat ini tengah mendapat perawatan di RS Handayani Kotabumi.

Syaripudin, warga sekitar yang kediamannya tepat di depan sebelah kanan menceritakan bahwa sesaat sebelum kejadian naas itu, dirinya mendengar raungan suara mobil dari arah tanjakan yang menjadi lokasi kecelakaan. Tak lama kemudian ia mendengar bunyi keras dan jeritan minta tolong dari arah lokasi. “Saya denger suara keras dan jeritan orang. Begitu saya lihat mobil itu sudah jatuh,” cerita Syaripudin, kemarin (5/2/2015). Spontan dirinya langsung berlari memberikan pertolongan kepada para penumpang. Kala itu, ia melihat satu orang penumpang terjepit gelondongan kayu. Hanya kepala penumpang saja yang terlihat karena mulai dari leher hingga ke kaki dihimpit kayu. Suara keras ini juga memancing warga lainnya untuk berdatangan. Tanpa dikomandoi, warga lantas memberikan pertolongan dan mencarikan kendaraan untuk membawa korban luka. “Satu penumpang tertimpah kayu. Hanya kepalanya saja yang kelihatan,” tuturnya.
Di tempat sama, Triyono, warga sekitar yang juga salah satu anggota DPRD  Lampura, mengatakan berdasarkan keterangan si sopir truk dengan nomor polisi BE 9178 Q itu, mereka dalam perjalanan menuju daerah Kali Cinta usai mengambil kayu karet gelondongan di daerah Bunglai, Kecamatan Abung Barat. “Sempat saya tanya supirnya kalau mereka habis ngambil kayu dari Bunglai dan mau ke Kali Cinta,” kata dia.

Politisi asal Partai Hanura ini menambahkan, truk itu dikemudikan oleh Kino dan korban terluka bernama Kasna. “Nama supirnya Kino. Kalau korban yang luka bernama Kasna,”
Terangnya. Pihaknya, meminta kepada pemerintah untuk menegur perusahaan di Lampung Utara agar segera memperbaiki jalan Bernah-Kalicinta. Pasalnya, untuk perbaikan jalan milik pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampura itu sepenuhnya menjadi tanggung jawab pihak perusahaan, sesuai dengan Memorandum of Understand (MoU) antar keduanya.  Mobil milik perusahaan diperbolehkan melintas dijalan itu meski dengan kapasitas lebih. Tapi, pihak perusahaan diwajibkan memperbaikinya sewaktu-waktu jika jalan mengalami kerusakan. Hingga berita ini dilansir, tak satupun pihak perusahaan yang berhasil dihubungi.

Sementara itu hasil pantauan di lokasi, kondisi jalan Bernah – Kali Cinta memang sangat mengkhawatirkan. Kondisi jalan sepanjang 7 Kilometer ini sebagian besar berlubang. Jika musim hujan dipastikan lubang – lubang itu akan digenangi air dan membahayakan untuk dilalui. (Iswan/Hery/JJ)