oleh

Lampung ‘Darurat’ DBD

Harianpilar.com, Bandarlampung – Memasuki musim pancaroba serangan demam berdarah dengue (DBD) mulai meningkat tajam. Masyarakat di minta untuk waspada terhadap serangan nyamuk ‘penyabut nyawa’ ini. Pasalnya, korban DBD mulai berjatuhan.

Berdasarkan data yang dihimpun, sedikitnya dari 24 pasien pasien Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Moloek (RSUDAM) yang terserang DBD lima orang diantaranya meninggal dunia dalam kurun waktu satu bulan terakhir.

“Ya sekitar 24 pasien DBD yang dirawat disini (RSUDAM) 5 diantaranya meninggal dunia,” ujar Humas RSUDAM Propinsi Lampung,Esti Comalaria,Rabu (4/2/2015).

Kelima pasien yang meninggal dunia tersebut adalah M.Windy Rivaldo (16) warga Jalan RE.Martadinata,Gang Citra Biru Nomor 1 Ketegyhanj,Telukbetung Barat (TkB) Bandarlampung. M.Yusuf (8) warga Metro Timur,kota Metro. Chelsea Olivia (7) warga Jalan Urip Sumoharjo,Gang Sungkai Nomor 23 Gunung Sulah Bandarlampung.

Kemudian, M.Abimayu (0,5) warga Jalan Wolter Monginsidi,Telukbetung Utara (TbU) Bandarlampung dan 5.Nyonya Nany (28) warga Lampung Timur.

Menurut Esti, pasien Chelsea Olivia masuk pada 9 Januari 2015 dan menjalani perawatan di ruang unit gawat darurat (UGD) dan M.Windy Rivaldo masuk pada 19 Januari 2015 dirawat di ruang ICU. Sementara M.Yusuf masuk pada 20 Januari 2015 dirawat di ruang Alamanda, Abimayu masuk pada tanggal 28 Jaunari 2015 dirawat di ruang Alamanda dan pasien nyonya Nani masuk pada 16 Januari 2015 dirawat di ruang ICU.

“Karena tak tertolong lagi, lalu jenazah ke lima pasien dibawa pulang pihak keluarga,”pungkasnya. (Repi)