Harianpilar.com, Tanggamus – Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Tanggamus dalam waktu dekat akan merealisasikan Green Terminal (Terminal Hijau) di terminal Kecamatan Kotaagung.
Kadishubkominfo Tanggamus Hamid Lubis mengatakan, Green Terminal merupakan sebuah program yang bertujuan untuk merubah image terminal yang rawan akan tindak kejahatan dan terkesan angker di mata masyarakat.
Di mana, di sekitaran terminal Kotaagung nantinya akan ditanami berbagai macam pepohonan yang akan membuat hijau area terminal. Sehingga, siapapun mata yang memandangnya akan merasakan kesejukan dan keindahan.
“Di sekitaran area terminal juga nantinya akan dibuat semacam tempat bersantai dan area bermain anak. Konsepnya sih multifungsi, jadi selain tempat kendaraan angkutan dan bus ngetem. Terminal juga menjadi salah satu tempat pilihan masyarakat sekitar untuk menghabiskan waktu beristirahat bersama keluarga,” kata Hamid, Senin (2/2/2015)
Ia mengatakan, imbas positive lainnya dari Green terminal ini adalah. Mampu menarik minat dari para pelaku usaha angkutan umum. Baik itu angkutan desa (angdes) dan bus antar kota dalam provinsi (AKDP) yang beraktifitas menaik dan menurunkan penumpang di dalam terminal Kota Agung. Yang mana, selama ini tidak pernah sama sekali aktifitas tersebut ada di terminal.
“Selama ini bisa kita lihat sendiri, kondisi di terminal Kota Agung. Nyaris tidak ada aktifitas naik dan menurunkan penumpang. Nah, dengan adanya konsep green terminal ini. Kondisi terminal jauh lebih aktif lagi dari yang ada,”jelas mantan Kabag Humas Pemkab Tanggamus.
Ia menjelaskan, program green terminal tersebut rencananya akan mulai di realisasikan pada tahun 2016 mendatang. Dimana untuk tahun 2015 ini, baru diadakan survey lokasi dan perencanaannya terlebih dahulu. Dengan demikian, maka didapatlah berapa anggaran dana yang di butuhkan, beserta dengan place (tempat) bagi taman hijau dan area bermain anak.
“Mudah-mudahan, semua rencana yang telah kita persiapkan dengan matang. Bisa berjalan susai dengan apa yang telah kita rencanakan dan diharapkan. Sehingga, kawasan terminal Kota Agung menjadi tempat yang jauh dari kesan angker dan suram dari aksi kejahatan yang selama ini melekat di mata masyarakat,” harapnya.(Imron/JJ)









