Harianpilar.com, Lampung Selatan – penjaringan aspirasi masyarakat nama calon bupati (cabup) dan wakil bupati (wabup) Partai Golkar Lampung Selatan berakhir, Sabtu (24/1/2015) kemarin, tercatat dukungan terhadap calon incumben Rycko Menoza SZP dalam raihan jumlah dukungan masyarakat menempati posisi atas.
Berdasarkan rekapitulasi penyampaian aspirasi masyarakat dari tanggal 19-24 Januari 2015 Partai Golkar Lampung Selatan, Rycko Menoza SZP memperoleh dukungan sebagai cabup pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Lampung Selatan (Lamsel) mendatang meraih 408 dukungan dari elemen masyarakat baik secara lembaga maupun perorangan, menempati posisi kedua diraih Reza Pahlavi sebanyak 27 dukungan, diteruskan Eki Setyanto meraih 26 dukungan menempati posisi ketiga, kemudian Sutono diposisi keempat meraih 22 dukungan, diposisi kelima diraih Ririn Kuswantari dengan jumlah 16 dukungan, terakhir Zainuddin Hasan memperoleh 1 dukungan.
Sedangkan, untuk posisi wabup, menempati posisi teratas diraih Ririn Kuswantari dengan memperoleh 84 dukungan, diposisi ke2 atas nama Firdaus yang meraih 70 dukungan, diposisi ke3 diraih Fahrurrozi sebanyak 21 dukungan, posisi ke4 diraih Agus Sutanto dengan raihan 17 dukungan, posisi ke5 diraih Nivolin CH sebanyak 13 dukungan, posisi ke6 atas nama Yansen Mulia meraih 9 dukungan, sedangkan atas nama Akbar Gemilang, Taufik Hidayat, Hidayatullah Nurhamid masing-masing memperoleh 1 dukungan.
Menurut pelaksana tugas (Plt) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Lampung Selatan Ririn Kuswantari usai penjaringan diruangannya mengatakan, total elemen masyarakat yang menyalurkan aspirasinya ke Paratai Golkar Lampung Selatan sebanyak 717 elemen masyarakat baik secara lembaga maupun perorangan. “500 aspirasi masyarakat mengusulkan calon bupati dan 217 mengusulkan sebagai calon wakil bupati. Data ini dapat kami pertanggung jawabkan,” kata Ririn Kuswantari kepada media, Sabtu (24/1/2015) kemarin.
“Penjaringan ini dapat dijadikan suatu potret atau konfigurasi pencalonan kepala daerah Lampung Selatan bagi partai politik,” terangnya.
Dia menambahkan, setelah penjaringan aspirasi tersebut selesai, selanjutnya hasil survei tersebut, belumlah final dalam menentukan sikap memilih nama calon yang bakal diusung, meski hasil penjaringan telah diketahui. Melainkan, tambah politis partai Golakr ini, pihaknya akan melaporkan berkas tersebut ke DPD Partai Golkar Lampung yang selanjutnya diteruskan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar di Jakarta. “Hasil ini belum final, mekanisme kita dalam penjaringan ada 2 mekanisme baik secara terbuka dan tertutup. Setelah ini, kita langsung lakukan rapat khusus sebelum, tim 7 menyerahkan laporannya ke DPD Lampung dan pusat. Bisa jadi nama-nama yang muncul bisa diluar hasil survei ini, setelah diserahkan hasil ini akan disurvei oleh DPP berikut lampiran seperti hasil survei ini. Ini sebagai gambaran awal saja,” tambahnya.
Lebih jauh Ririn menjelaskan, tidak menutup kemungkinan partainya akan melakukan komunikasi baik kepada partai lain maupun para calon, “tidak menutup kemungkinan Partai Golkar akan melakukan komunikasi dengan partai lain, untuk pilkada mendatang,” jelas.









