Harianpilar.com, Jakarta – Badan Narkotika Nasional (BNN) hingga sore ini belum mendapatkan hasil dari tes urine Chistopher Daniel Sjarif, pengemudi Outlander maut di Jalan Iskandar Muda, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Kabag Humas BNN, Kombes Pol Sumirat Dwiyanto, mengungkapkan sesuai surat yang dikirimkan Ditlantas Polda Metro Jaya bernomor B/04/1/2015/LLJS, BNN menerima permintaan untuk melakukan tes darah dan tes urine.
“Iya tadi sudah kita lakukan pemeriksaan laboratorium ke pelaku berinisial CD (Christopher Daniel),” jelasnya, Rabu (21/1/15).
Namun, kata Sumirat, berkas pemeriksaan tersebut akan langsung diserahkan ke Ditlantas Polda Metro. Menurutnya, tes semacam itu memang perlu dilakukan pada pelaku tabrakan.
Sumirat mencontohkan peraturan di luar negeri, ketika terjadi kecelakaan, para pengendara langsung dites nafasnya apakah terpengaruh alkohol atau tidak. Sedangkan untuk mengetahui adanya pengaruh narkotika, diperlukan tes yang lebih detail seperti cek urine, darah, ataupun rambut.
“Kalau sudah keluar, bukan kami yang umumkan. Tes seperti itu memang sudah semestinya,” imbuhnya.
Seperti diketahui, pagi tadi sekira pukul 09.30 WIB, Chistopher mendatangi BNN ditemani kedua orangtua serta pengacaranya. Christoper merupakan pengemudi mobil nahas yang merenggut empat nyawa pengendara di jalur arteri Jalan Iskandar Muda, Jakarta Selatan. Akibat perbuatannya tersebut, pemuda yang sedang menempuh pendidikan di Amerika Serikat itu terancam dibui selama lima tahun. (okz/JJ).









