oleh

Warga Pekon Tirom Dambakan Pelayanan Kesehatan

Tanggamus (Harian Pilar) – Harapan masyarakat Pekon Tirom Kecamatan Pematang Sawa, Kabupaten Tanggamus untuk mendapatkan program berobat gratis hanyalah sebatas wacana, pasalnya sejak beberapa tahun terakhir ini tenaga kesehatan tidak pernah ada di pekon tersebut.

“Untuk berobat apabila ada warga yang sakit terpaksa kita harus membawanya ke Kotaagung dengan cara naik perahu motor, karena di sini belum ada petugas kesehatannya,” ujar warga Pekon Tirom, yang enggan namanya dikorankan, Rabu (12/11/2014).

Dikatakannya, sudah hampir tiga tahun terakhir tidak ada yang namanya tenaga medis,baik mantri,bidan desa ataupun tenaga kesehatan yang lainya.

Ia juga mengatakan kalau untuk menuju kotaagung harus di tempuh sekitar empat jam perjalanan laut bila cuaca bagus dan bisa satu hari apabila cuaca kurang mendukung.
“Untuk sampai kekotaagung kami memerlukan waktu sekitar empat jam perjalanan melalui laut,untuk berobat karena di banding kami harus berobat ibu kota Kecamatan Pematang Sawa lebih baik kami langsung ke Kotaagung karna jarak tempuhnya hampir sama,” katanya.

Terpisah Kepala pekon Tirom Irfansayah membenarkan jika di pekon tersebut tidak ada tenaga medis.

“Memang benar hampir tiga tahun belakangan ini di pekon kami tidak ada yang namanya tenaga kesehatan yang di tempatkan di pekon ini,jadi masyarakat sangat sulit untuk berobat ataupun yang ingin melahirkan,karna jarak tempuh yg harus dilalui cukup jauh,” ujar Irfan.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus Sukisno M.Kes ketika di konfirmasi terkait permasalahan tenaga Medis di Pekon Tirom tersebut membantah hal tersebut dan mengatakan jika Dinas Kesehatan sudah menempatkan tenaga kesehatan di sana.

“Memang kalau Bidan belum ada tetapi kalau tenaga medis sudah ada yang kita tempatkan di sana,bahkan kita juga punya rencana untuk menambah dan menempatkan tenaga kesehatan Honorer di sana,mudah-mudahan dalam seminggu ini tenaga Medis tersebut sudah ada di pekon Tirom,” jelasnya. (Imron/JJ)