Harianpilar.com, Pesawaran – Meskipun masyarakat Susun Sukajadi, Desa Baru, Kecamatan Kedondong, berungkali melakukan protes, terkait Jalan lingkar desa yang dijadikan lahan lapak oleh pedagang kaki lima. Namun instansi dinas pengelola pasar kabupaten Pesawaran, melalui UPTD Pasar, belum melakukan upaya perbaikan. Dinas Pasar menyakan baru akan merencana melakukan penataan serta merelokasi sejumlah pedagang hamparan yang telah menggunakan fasilitas jalan itu.
“Jangankan pada hari pasaran, untuk lewat menghantarkan anak sekolah setiap hari saja kami mengalami kesulitan. Apalagi untuk melintas dengan kendaraan, mas. Sementara akses jalan lingkungan ini (dusun Sukajadi,Red) ya hanya satu-satunya jalan itulah akses yang dipergunakan warga. Dan hal ini telah berjalan selama 15 tahun,” kata tokoh masyarakat Dusun Sukajadi, Hi Syarifuddin. Hal lain adalah, kata Mantan Kepala Desa Pasar Baru itu, bahwa aktifitas para pedagang hamparan tersebut berdampak pada pencemaran lingkungan masyarakat sekitar. Dimana sampah bertumpuk dan berserakan menyebabkan tersumbatnya saluran air yang berada diareal lokasi pasar.
Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pengelolaan Pasar, H. Sam Herman, SE. M.M. didampingi Kabid pengeloaan pasar Mursalin, berjanji dalam waktu dekat akan merelokasi sejumlah para pedagang yang selama ini berjualan di jalan lingkar desa tersebut. “Secepatnya para pedagang hamparan kita pindahkan. Untuk itu, KUPTD segera melakukan pendataan terhadap pedagang, supaya kedepannya fasilitas jalan masyarakat tidak terganggu. Dan kita berikan limit waktu diakhir oktober ini, pihak UPTD dapat melakukan pembenahan dan penertiban para pedagang setempat,” kata Sam Herman, saat sidak dikantor UPTD, Pasar Baru, Senin (19/9/2015) kemarin.
Ditegaskan mantan staf ahli Pemda pesawaran itu, sekiranya para pedagang tidak mematuhi instruksi ini, pihaknya akan menindak tegas terhadap pedagang yang membangkang. “Kita akan turunkan trantib, untuk mengeksekusi pedagang yang bandel. Dan dalam hal ini tentunya kita bekerjasama dengan pihak polpp menertibkannya” katanya. (Fahmi/joe)









