Harianpilar.com, Bandarlampung – Dinas Bina Marga Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung mengungkapkan kemantapan 98 ruas jalan provinsi dengan panjang total 1.695,479 Km sampai tahun 2023 sebesar 78,67%.
Kepala Dinas BMBK Lampung M Taufiqullah menyampaikan beberapa kendala dan permasalahan yang dihadapi dalam upaya penanganan infrastruktur di Provinsi Lampung. Diantaranya yakni, keterbatasan anggaran dan masih beroperasinya kendaraan over dimension over load (Odol).
“Terkait keterbatasan anggaran, salah satu upaya yang dilakukan dalam penanganan jalan yaitu melakukan pola kerjasama sharing anggaran dengan perusahaan-perusahaan yang ada di Provinsi Lampung,” ungkap M Taufiqullah, saat menerima kunjungan Pj Gubernur Lampung Samsudin, Senin (1/7).
Dalam arahanya, Samsudin menekankan, agar penanganan infrastruktur berjalan maksimal, harus diawali dengan perencanaan dan pengawasan yang baik dan matang.
“Saya menekankan, kalau seandainya ada masyarakat yang mem-publish melalui media sosial kemudian kita punya pikiran, nanti saya jelaskan, nanti saya klarifikasi,
jangan punya pemikiran seperti itu. Tapi lakukan antisipasi, karena kita ini untuk melayani masyarakat,” kata Samsudin.
Pj. gubernur juga mengapresiasi sharing pembiayaan penanganan jalan yang dilakukan bekerjasama dengan perusahaan sebagai salah satu solusi mengatasi anggaran penanganan yang terbatas.
“Ini perlu dilakukan lebih luas lagi. Saya siap diajak dan bicara (ke perusahaan) supaya infrastruktur di Provinsi Lampung ini bagus,” jelasnya.
Pj. Gubernur juga mengutarakan bahwa dirinya ingin mengunjungi kabupaten di Provinsi Lampung untuk bersilaturahmi dengan bupati serta mendorong perbaikan infrastruktur di daerah.(*).









