Harianpilar.com, Bandarlampung – Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara resmi menetapkan tiga pasangan capres-cawapres yang akan bertarung pada Pilpres 2024.
Anies Rasyid Baswedan-Muhaimin Iskandar (1), Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka (2) dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD (3).
Penetapan capres-cawapres dengan masing-masing nomor urut itu disambut rasa syukur para pendukung di Lampung.
Seperti Partai Nasdem Lampung, memaknai pasangan Anies-Muhaimin dengan nomor urut 1 merupakan simbol kemenangan AMIN.
Menurut Sekretaris Nasdem Lampung Fauzan Sibron, nomor urut 1 merupakan simbol kemenangan dan perubahan.
“Insyaallah ini sebagai tanda-tanda alam bahwa Anies-Muhaimin akan menjadi presiden dan wakil presiden mendatang,” kata Fauzan Sibron, Rabu (15/11).
Wakil Ketua DPRD Lampung ini mengatakan, partai koalisi yang terdiri dari PKB dan PKS akan segera menyosialisasikan nomor urut 1 ini kepada seluruh masyarakat.
Ditegaskan Wakil Ketua Bidang Komunikasi dan Publik Partai Nasdem Lampung Rahmat Husein DC, sebelumnya pihaknya berharap mendapat nomor urut 2 karena ingin masuk putaran kedua.
“Sekarang dengan nomor urut 1, artinya kami akan berjuang untuk menang 1 putaran. Mudah-mudahan Allah SWT beri kemudahan,” ujarnya.
Husein memastikan, pihaknya langsung menyosialisasikan nomor urut AMIN di tour Koalisi Perubahan di Kabupaten Pesisir Barat. Para kader juga terus diminta menyosialisasikan program-program unggulan AMIN.
“Nanti Jumat tour Koalisi Perubahan di Lampung Utara, Senin di Kabupaten Pringsewu dan Pesawaran. Kemudian Selasa ke Mesuji,” pungkasnya.
Sementara, DPD Partai Gerindra Lampung menyambut baik Pasangan Capres-Cawapres Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mendapat nomor urut 2 pada kontestasi Pemilu 14 Februari 2023 mendatang.
Ketua DPD Partai Gerindra Lampung, Rahmat Mirzani Djausal meyakini angka 2 akan membawa kemenangan bagi Prabowo-Gibran dalam Pilpres yang menjadi puncak pesta demokrasi Indonesia tahun depan.
“Angka dua mencerminkan kemenangan dan kesuksesan Indonesia menghadapi berbagai tantangan yang terjadi,” jelas Mirza, Rabu (15/11).
Mirza mengatakan angka 2 dengan simbol dua jari (V) merupakan simbol victory atau kemenangan dan banyak orang memakainya juga sebagai simbol perdamaian (peace).
Filosofis angka 2 sejalan dengan yang menjadi komitmen dari pasangan Prabowo-Gibran, yaitu menciptakan keseimbangan dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia di berbagai bidang.
“Keseimbangan dan keadilan ini akan membawa Indonesia menjadi negara sejahtera dan makmur di dalam negeri, serta bermartabat di mata dunia. Kondisi ini akan dicapai dengan menciptakan lapangan kerja secara masif yang dapat menyerap bonus demografi dan stabilitas harga,” ungkapnya.
Mirza juga mengatakan Prabowo-Gibran akan memaksimalkan implementasi empat pilar kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI dalam kehidupan sehari-hari.
“Keadilan tidak hanya dari sisi pembagian hasil ekonomi terhadap masyarakat, tetapi juga dari sisi penegakan hukum yang saat ini masih tajam ke bawah tumpul ke atas,” jelasnya.
Menurut Mirza, Prabowo Subianto adalah satu-satunya calon yang berpengalaman dan memiliki kapasitas mengelola kebangsaan serta menjaga harkat dan martabat bangsa Indonesia di mata dunia.
Lebih jauh, Mirza mengemukakan dalam berbagai budaya, angka 2 dianggap membawa energi positif karena melambangkan keseimbangan dan keharmonisan antar masyarakat.
“Angka 2 ini melambangkan harmoni. Di Indonesia sendiri, dalam dasar negara kita Pancasila, sila kedua adalah kemanusiaan yang adil dan beradab. Sehingga, nomor 2 ini akan membawa Indonesia menjadi negara maju, adil, beradab yang berasaskan kemanusiaan,” jelas Mirza.
Menghadapi tantangan perkembangan dinamika global yang sedemikian cepat pascapandemi telah menciptakan kompleksitas yang berat pada tahun ini dan tahun mendatang. Di antaranya, ketegangan geopolitik, kecepatan perkembangan teknologi digital, perubahan iklim, serta respon kebijakannya.
“Semuanya membutuhkan kapasitas pemimpin yang mumpuni dan berpengalaman untuk membawa bangsa Indonesia mampu menghadapinya, dan menang. Prabowo punya kapasitas itu,” kata Mirza.
Selain itu, bangsa saat ini membutuhkan pemimpin yang memiliki hubungan baik dengan dunia internasional, sangat baik dalam berdiplomasi, mudah beradaptasi, fleksibel, sensitif, dan empati, serta mampu menjalin hubungan yang kuat dengan orang lain.
“Semua kapasitas yang dibutuhkan Indonesia pada pemerintahan mendatang, hanya dimiliki oleh pasangan nomor urut 2, Prabowo-Gibran,” papar Mirza.
“Insyaallah ini kami maknai sebagai rahmat yang harus kami syukuri. Bukan kebetulan, tapi sudah restu Yang Kuasa untuk kami dalam menghadapi pemilu dan masa depan Indonesia yang maju ke depannya,” tutup Mirza.
Tidak kalah heboh, PDIP Lampung menyebut Ganjar-Mahfud (3), memaknai nomor urut 3 sebagai kemenangan tiga kali.
Menurut Sekretaris DPD PDIP Lampung, Sutono mengatakan, nomor urut 3 adalah nomor yang tepat karena sesuai dengan nomer urut partai, sesuai dengan cita-cita kemenangan 3 kali berturut-turut.
“Nomor urut 3 kami sudah impikan bahwa maknanya luar biasa. Kebetulan banget juga PDIP akan menang 3 kali, kebetulan juga PDIP nomer urut 3. Sehingga ini berkah sekali,” katanya, Rabu (15/11).
Sutono melanjutkan, PDIP Lampung akan langsung gaspol memenangkan Ganjar Pranowo – Mahfud MD dengan nomer urut 3.
Selanjutnya, kata Sutono, pihaknya akan memaksimalkan perankan Tim Pemenangan Daerah (TPD) bersama dengan partai koalisi yaitu PPP, Perindo dan Hanura.
Ia menegaskan, PDIP Lampung telah menyiapkan pemilu 2024 sejak 2 tahun lalu. Seluruh Kader hingga akar rumput telah mendapatkan berbagai pembekalan.
Terdapat 3 pilar yang siap memenangkan Ganjar-Mahfud, yaitu fungsionaris partai, kader yang di Eksekutif dan di legislatif siap turun ke akar rumput memenangkan Ganjar-Mahfud. (*).









